Sukses


Olimpiade: Kalahkan PV Sindhu di Final, Marin Cetak Sejarah

Bola.com, Rio de Janeiro - Pebulutangkis nomor satu dunia, Carolina Marin, merebut medali emas Olimpiade Rio de Janiero 2016 setelah mengalahkan Pusarla Venkata Sindhu pada final bulutangkis nomor tunggal putri, Jumat (19/8/2016). Dia menang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-19, 12-21, dan 21-15.

Marin pun mencetak sejarah baru. Dia menjadi pebulutangkis pertama asal Spanyol yang merebut medali emas Olimpiade.

Pada awal gim pertama, Marin mampu bermain lebih baik daripada Sindhu. Juara dunia bulutangkis 2014 dan 2015 tersebut selalu unggul atas Sindhu. Hingga babak interval, pebulutangkis Spanyol itu unggul 11-6.

Selepas itu, Sindhu tampil lebih baik. Pemain berusia 21 tahun tersebut mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Bahkan, dua poin terakhir sukses direbut Sindhu untuk menutup gim pertama dengan skor 21-19.

Marin kembali mendominasi pada awal gim kedua. Dalam waktu lima menit, dia sudah unggul 7-2 atas Sindhu. Marin terus menjaga keunggulan atas lawannya itu hingga skor 14-6.

Tak ingin menyerah, Sindhu terus mengejar perolehan poin Marin hingga 11-18. Namun, Marin tak lengah. Pemain berusia 23 tahun itu menutup gim kedua dengan kemenangan 21-12.

Pada gim ketiga, Marin kembali memperlihatkan dominasinya. Dia mampu mendikte permainan Sindhu hingga unggul 6-2. Meski tertinggal jauh, Sindhu tak menyerah. Juara Malaysia Masters itu mampu mengejar hingga skor 10-10!

Meski demikian, mental juara akhirnya bicara. Carolina Marin kembali menjauh dalam perolehan poin hingga 20-14. Bola hasil dropshot yang tak mampu dikembalikan Sindhu membuat Marin menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15 pada gim ketiga.

Video Populer

Foto Populer