Berapa Bayaran Pemain di Piala Dunia? Dari Miliaran Rupiah hingga Aksi Sosial yang Jarang Diketahui

Setiap federasi sepak bola memiliki skema pembayaran yang berbeda untuk para pemainnya.

Bola.com, Jakarta - Menjuarai Piala Dunia selalu dianggap sebagai pencapaian tertinggi dalam karier seorang pesepak bola. Namun, di balik prestise tersebut, ada aspek lain yang juga menarik untuk dibahas, yakni soal bayaran yang diterima para pemain.

Banyak yang mengira pemain mendapatkan bayaran fantastis saat membela negara di Piala Dunia. Faktanya, mereka memang mendapat kompensasi, tetapi jumlahnya tidak sebesar gaji yang mereka terima di level klub seperti Manchester United atau Chelsea.

Meski begitu, tampil di ajang sebesar Piala Dunia tetap menjadi pengalaman luar biasa bagi para pemain. Selain kebanggaan, ada juga bonus dan hadiah yang cukup besar, terutama jika tim melaju jauh dalam turnamen.

Menariknya, setiap negara memiliki kebijakan berbeda terkait pembayaran pemain. Bahkan, ada yang memilih menyumbangkan seluruh pendapatannya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sistem Bayaran Berbeda di Setiap Negara

Setiap federasi sepak bola memiliki skema pembayaran yang berbeda untuk para pemainnya. Sebagai contoh, pemain Timnas Prancis seperti Kylian Mbappe pernah mendapat bayaran sekitar Rp330 juta per pertandingan pada Piala Dunia 2018.

Namun, Mbappe memilih menyumbangkan seluruh pendapatannya dari turnamen tersebut untuk kegiatan amal, sebuah langkah yang menuai banyak pujian.

Sementara itu, pemain Timnas Inggris memiliki sistem yang lebih kompleks. Mereka mendapatkan bayaran per pertandingan sekaligus bonus berdasarkan pencapaian di turnamen.

Pada Piala Dunia 2014, pemain Inggris menerima sekitar Rp50 juta untuk setiap laga yang dimainkan sebagai starter, sementara pemain cadangan tetap mendapat sekitar Rp30 juta.

Empat tahun kemudian, jika Inggris berhasil menjadi juara dunia, para pemain berpotensi mengantongi bonus total sekitar Rp100 miliar, atau sekitar Rp4,3 miliar per pemain, di luar hadiah resmi dari FIFA.

 

 

Hadiah FIFA Capai Triliunan Rupiah

Untuk Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, FIFA menyiapkan total hadiah yang sangat besar.

Total hadiah mencapai sekitar Rp11,3 triliun, meningkat 50 persen dibanding edisi sebelumnya di Qatar.

Tim yang menjadi juara akan mendapatkan sekitar Rp780 miliar, sementara runner-up menerima sekitar Rp515 miliar.

Setiap tim peserta juga akan memperoleh dana persiapan sekitar Rp23 miliar. Bahkan, tim dengan pencapaian terendah pun tetap membawa pulang minimal sekitar Rp140 miliar, dengan hadiah dasar sekitar Rp120 miliar.

Jumlah tersebut menunjukkan betapa besarnya nilai ekonomi dari turnamen Piala Dunia.

 

Pemain Inggris Pilih Sumbangkan Bayaran

Meski mendapatkan bayaran, pemain Inggris justru dikenal memiliki tradisi unik. Sejak 2007, mereka memilih untuk menyumbangkan seluruh uang tampil ke kegiatan amal melalui England Footballers Foundation.

Untuk laga kualifikasi, pemain Inggris sebenarnya berhak menerima sekitar Rp30 juta untuk kemenangan, Rp20 juta untuk hasil imbang, dan Rp10 juta untuk kekalahan.

Namun, seluruh dana tersebut tidak mereka nikmati secara pribadi.

“Mereka tidak mengambil sepeser pun dari uang pertandingan, semuanya disumbangkan untuk amal,” ujar mantan CEO FA, Martin Glenn.

Video Populer

Foto Populer