Marcus Rashford Masuk Piala Dunia 2026 di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Marcus Rashford berangkat ke Piala Dunia 2026 dengan masa depan yang menggantung.

Bola.com, Jakarta - Marcus Rashford akan berangkat ke Piala Dunia 2026 bersama Timnas Inggris dengan status yang masih belum jelas di level klub.

Kendati tampil cukup baik selama masa peminjamannya di Barcelona, penyerang berusia 28 tahun itu belum mengetahui di mana ia akan bermain musim depan.

Situasi tersebut membuat Rashford memasuki turnamen terbesar dunia di tengah ketidakpastian yang telah membayangi kariernya selama hampir dua tahun terakhir.

Untuk pemain yang diperkirakan menjadi starter saat Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Piala Dunia di Dallas pada 17 Juni, kondisi seperti itu tentu bukan hal yang lazim.

Ketidakjelasan masa depan Rashford bermula pada Desember 2024 ketika Ruben Amorim mencoretnya dari rencana tim utama Manchester United.

Sejak saat itu, Rashford menjalani masa peminjaman di Aston Villa dan kemudian Barcelona. Namun, hingga kini, ia belum menemukan klub yang benar-benar menjadi rumah barunya.

Padahal, Rashford sempat memberi kesan kuat bahwa masa depannya akan berada di Katalonia.

Satu di antara momen terbaiknya terjadi saat mencetak gol melalui tendangan bebas ke gawang Real Madrid dalam laga El Clasico yang membantu Barcelona mengunci gelar Liga Spanyol musim lalu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ingin Bertahan di Barcelona

Selama bermain di bawah arahan Hansi Flick, Rashford menikmati musim yang relatif positif. Keinginannya pun cukup jelas, yakni bertahan secara permanen di Barcelona.

"Saya bukan pesulap, tetapi jika memang bisa memilih, saya akan bertahan," kata Rashford setelah mencetak gol ke gawang Real Madrid pada 10 Mei lalu.

"Kita lihat saja nanti," tambahnya.

Masalahnya, sikap Barcelona terhadap Rashford masih belum sepenuhnya jelas.

Situasi menjadi makin rumit setelah klub Katalonia itu merekrut Anthony Gordon dari Newcastle United dengan nilai transfer 69 juta paun. Gordon sama-sama beroperasi di sisi kiri lini serang, posisi yang selama ini juga menjadi area bermain Rashford.

Bahkan jika Barcelona masih tertarik, laporan yang beredar menyebut mereka lebih condong mempertimbangkan peminjaman baru daripada transfer permanen.

Sementara itu, MU dikabarkan hanya bersedia melepas Rashford secara permanen dengan nilai sekitar 26 juta paun.

Gaji Jadi Hambatan Utama

Nilai transfer yang relatif rendah untuk pemain berusia 28 tahun sebenarnya menggambarkan akar masalah yang lebih besar.

Rashford saat ini menerima gaji sekitar 17,5 juta paun per tahun di MU. Dengan kontrak yang masih berlaku hingga Mei 2028, klub harus menanggung sekitar 35 juta paun lagi jika ia tetap bertahan.

Itulah mengapa, MU berusaha melepas beban gaji tersebut.

Jika kembali dipinjamkan, klub peminjam harus menanggung sebagian besar atau seluruh gajinya. Jika dijual permanen, Rashford kemungkinan juga akan meminta kontrak bernilai tinggi.

Kondisi tersebut membuat Barcelona sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda siap melakukan transfer permanen.

Tak Ada Jalan Kembali ke Old Trafford

Meski Ruben Amorim sudah meninggalkan MU dan posisinya digantikan Michael Carrick, peluang Rashford kembali menjadi bagian penting skuad Setan Merah dinilai hampir tidak ada.

Hubungannya dengan petinggi klub disebut masih jauh dari ideal.

Pemilik minoritas sekaligus pengendali kebijakan sepak bola MU, Sir Jim Ratcliffe, bersama Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, dan Omar Berrada (CEO), dikabarkan tetap tidak melihat Rashford sebagai bagian dari proyek klub ke depan.

Ketika masa peminjamannya di Aston Villa berakhir musim panas lalu, Rashford disebut ingin bergabung dengan klub peserta Liga Champions dan bukan klub yang berbasis di London.

Jika sikap itu berubah, Arsenal bisa menjadi satu di antara opsi menarik.

 

Opsi Klub buat Liverpool

Mikel Arteta diyakini dapat melihat Rashford sebagai peningkatan kualitas dibanding Leandro Trossard maupun Gabriel Martinelli di sisi kiri serangan.

Kemampuannya bermain sebagai penyerang tengah, juga memberi fleksibilitas tambahan bagi Arsenal.

Liverpool juga disebut berpotensi menjadi tujuan lain. Saat ini Cody Gakpo menjadi satu-satunya opsi senior di sisi kiri serangan Liverpool.

Pertanyaannya, apakah Rashford bersedia menyingkirkan rivalitas panjang dengan MU demi pindah ke Anfield?

Aston Villa juga masih mungkin menjadi pelabuhan berikutnya setelah Rashford tampil impresif di bawah asuhan Unai Emery, terutama di Liga Champions.

Di luar Inggris, Paris Saint-Germain pernah dikaitkan dengan Rashford. Namun, peluang itu dianggap kecil karena klub Prancis tersebut sudah memiliki Khvicha Kvaratskhelia di posisi yang sama.

Situasi serupa juga terjadi di Bayern Munchen yang memiliki Luis Diaz, serta Real Madrid yang mengandalkan Vinicius Junior.

 

Piala Dunia 2026 Bisa Mengubah Segalanya

Masa depan Rashford kemungkinan mulai menemukan titik terang setelah bursa transfer dibuka pada 15 Juni 2026.

Namun, prosesnya diperkirakan tidak akan berjalan cepat karena banyak kepentingan yang harus dipertimbangkan, dari keinginan pemain, sikap MU, hingga minat klub-klub peminat.

Setan Merah dapat menolak tawaran yang dianggap tidak menguntungkan. Di sisi lain, Rashford juga memiliki hak untuk menolak tujuan yang tidak sesuai keinginannya.

Musim lalu, Rashford mencatatkan delapan gol dan sembilan assist di Liga Spanyol bersama Barcelona. Catatan itu tergolong cukup baik, tetapi belum cukup meyakinkan Barcelona untuk segera mengeluarkan dana transfer permanen.

Hanya, situasi tersebut bisa berubah dalam beberapa pekan ke depan.

Jika Rashford mampu tampil menonjol bersama Inggris di Piala Dunia 2026, biaya transfer sebesar 26 juta paun dan tuntutan gajinya yang tinggi mungkin tidak lagi dianggap sebagai hambatan besar bagi klub-klub yang menginginkannya.

 

Sumber: BBC

Video Populer

Foto Populer