Bukan Argentina, Brasil atau Prancis, Zlatan Ibrahimovic Malah Jagokan Tuan Rumah Jadi Juara Piala Dunia 2026

Keyakinan tersebut muncul setelah Amerika Serikat tampil impresif dalam dua pertandingan awal fase grup Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, membuat prediksi mengejutkan terkait Piala Dunia 2026. Ketimbang menjagokan tim unggulan seperti Argentina, Prancis, Brasil, atau Spanyol, Ibrahimovic justru percaya salah satu tim tuan rumah, Amerika Serikat, bisa meraih gelar juara dunia.

Keyakinan tersebut muncul setelah Amerika Serikat tampil impresif dalam dua pertandingan awal fase grup. Tim asuhan Mauricio Pochettino membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Paraguay sebelum mengalahkan Australia dengan skor 2-0.

Saat ditanya apakah Amerika Serikat memiliki peluang realistis untuk menjadi juara dunia, Ibrahimovic menjawab singkat namun tegas: “Ya!”

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dukungan Suporter Jadi Senjata Utama AS

 

Dalam wawancaranya di Fox Sports, Ibrahimovic memuji performa Amerika Serikat dan meminta para pendukung mereka untuk mulai percaya bahwa tim ini mampu melangkah jauh.

“Jika sebelumnya kalian belum percaya, saya ulangi lagi: mulailah percaya.”

Menurut mantan striker AC Milan dan Paris Saint-Germain (PSG) itu, dukungan besar dari publik tuan rumah bisa menjadi faktor pembeda bagi Amerika Serikat.

“Mereka memiliki dukungan satu negara di belakang mereka. Ketika Anda mendapatkan dukungan seperti itu, sangat sulit untuk mengalahkan Anda,” lanjutnya.

Zlatan Ibrahimovic juga menilai Australia tidak mampu memberikan ancaman berarti dalam pertandingan terakhir.

“Mereka tampil bagus hari ini. Sejujurnya, Australia bukan ancaman bagi mereka.”

Momentum Jadi Kunci Perjalanan Amerika Serikat

Zlatan Ibrahimovic menegaskan hasil-hasil sebelum Piala Dunia tidak lagi relevan. Terpenting adalah momentum yang sedang dimiliki Amerika Serikat saat ini.

“Apa pun yang terjadi sebelum Piala Dunia tidak penting. Terpenting adalah apa yang terjadi sekarang.”

Ia menilai kemenangan beruntun telah membangun kepercayaan diri skuad Amerika Serikat dan menjadi modal besar untuk menghadapi fase gugur.

“Momentum yang mereka miliki sekarang adalah yang mereka butuhkan. Mereka hanya perlu terus membawa kepercayaan diri itu dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.”

Dengan tiket ke fase gugur sudah di tangan, Ibrahimovic bahkan menyebut Amerika Serikat memiliki kesempatan untuk merotasi pemain pada laga terakhir grup.

Pochettino Minta Tim Tetap Rendah Hati

Meski timnya meraih dua kemenangan dari dua pertandingan, Pochettino menegaskan bahwa para pemainnya tidak boleh terlena.

Pelatih asal Argentina itu meminta skuadnya untuk terus bekerja keras dan mempertahankan mentalitas yang sama seperti saat memulai turnamen.

“Kami harus terus percaya dan menjalani setiap hari seperti sejak hari pertama. Percaya bahwa kami bisa menang,” ujarnya.

Pochettino mengakui kemenangan membuat segalanya terasa lebih mudah, tetapi ia tidak ingin timnya kehilangan fokus.

“Sekarang kami memiliki dua pertandingan dan enam poin. Kami harus fokus pada laga berikutnya dan memastikan kami berada dalam kondisi yang sama baiknya seperti pada dua pertandingan terakhir,” lanjutnya.

Pochettino juga menyoroti kualitas intelektual para pemainnya yang menurutnya berada di atas rata-rata.

“Tingkat kecerdasan para pemain dalam skuad ini sangat tinggi. Karena itulah saya yakin, dengan bantuan staf pelatih yang sangat menuntut, kami akan terus berada di jalur yang sama.”

Dengan performa meyakinkan, dukungan penuh publik tuan rumah, serta kepercayaan dari sosok besar seperti Ibrahimovic, Amerika Serikat mulai dipandang sebagai kuda hitam yang berpotensi membuat kejutan besar di Piala Dunia 2026.

Sumber: Hindustan Times

Video Populer

Foto Populer