Punya Cristiano Ronaldo, Portugal Sudah Antisipasi Banjir Kritik di Medsos Sejak sebelum Piala Dunia 2026

Portugal dengan Cristiano Ronaldo, sudah siap menghadapi kritik di media sosial selama Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Bek Timnas Portugal, Diogo Dalot, mengungkapkan bahwa ia dan rekan satu tim sudah mengantisipasi gelombang kritik di media sosial jauh sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.

Menurut pemain Manchester United itu, kehadiran sosok sebesar Cristiano Ronaldo membuat Portugal harus siap menghadapi sorotan yang lebih besar dibanding tim lain.

Portugal menjadi sasaran kritik setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K. Cristiano Ronaldo menjadi satu di antara figur yang paling banyak mendapat sorotan.

Mantan penyerang Timnas Prancis dan Arsenal, Thierry Henry, termasuk di antara pihak yang mengkritik Ronaldo. Menurut Henry, fokus utama tim seharusnya adalah mencetak gol, bukan sekadar membuat sang kapten masuk papan skor.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bukan Situasi Mengejutkan

Meski begitu, Dalot menegaskan bahwa situasi seperti itu bukan hal yang mengejutkan bagi skuad Portugal.

Ia mengatakan para pemain telah membahas secara khusus potensi kritik dan reaksi media sosial sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026.

"Sangat sederhana. Di ruang ganti, di stadion, sebelum datang ke Piala Dunia, kami sempat melakukan pembicaraan mendalam mengenai hal ini, tentang media sosial dan kritik," kata Dalot.

"Kami sudah mengantisipasi sejak awal bahwa situasi seperti ini bisa terjadi. Ketika Anda memiliki skuad seperti ini, terlebih dengan sosok seperti Cristiano, kami memang harus lebih siap menghadapi sorotan."

Portugal Tetap Tenang

Dalot menilai diskusi tersebut membantu Portugal tetap tenang ketika kritik mulai bermunculan setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan pertama.

"Fakta bahwa kami sudah melakukan pembicaraan itu sebelum Piala Dunia membuat kami siap menghadapi momen seperti ini. Ketika itu benar-benar terjadi, kami bisa menunjukkan bahwa kelompok ini tidak mudah digoyahkan karena kami memang sudah tahu hal seperti ini akan datang."

"Kami tahu akan menghadapi kesulitan dan kritik. Ada yang memang layak disampaikan, tetapi ada juga yang tidak adil, tidak benar, dan sering kali dibesar-besarkan," ungkapnya.

Portugal kini bersiap menghadapi Uzbekistan pada Rabu (24-6-2026) dini hari WIB dalam laga yang diperkirakan menjadi penentu perjalanan mereka di Grup K.

Hubungan Ronaldo dan Tim

Di tengah tekanan yang mengiringi tim, Dalot tetap yakin Ronaldo mampu merespons situasi tersebut dengan cara yang sudah sering ia tunjukkan sepanjang kariernya.

"Semua orang sudah tahu bagaimana Cristiano menghadapi kritik. Dia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun bersama tim nasional," ujar Dalot.

"Saya pikir apa yang dia tularkan kepada tim adalah rasa percaya diri. Kritik merupakan bagian dari permainan, terutama ketika Anda bermain di level setinggi ini, dalam salah satu turnamen terbesar, bahkan mungkin yang terbesar di dunia."

Dalot menegaskan hubungan kepercayaan antara Ronaldo dan rekan-rekan setimnya tidak berubah, meski kritik terus berdatangan.

"Kepercayaan yang dia tanamkan kepada kami, dan yang kami berikan kepadanya, selalu sama dan akan tetap seperti itu," katanya.

"Selama dia masih membela tim nasional, saya pikir dia akan selalu memiliki kemampuan tersebut dan selalu siap untuk bermain," kata Dalot lagi.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer