Setelah Gelontorkan Miliaran Dolar, Arab Saudi Dapat Peringatan Keras dari Spanyol

Arab Saudi dapat peringatan keras dari Spanyol setelah berinvestasi besar di sepak bola.

Bola.com, Jakarta - Penyerang Timnas Arab Saudi, Saleh Al-Shehri, hanya bisa menundukkan kepala di bangku cadangan ketika Spanyol memperbesar keunggulan menjadi 4-0 pada awal babak kedua laga kedua Grup H Piala Dunia 2026.

Arab Saudi memang datang ke pertandingan tersebut sebagai tim yang tidak diunggulkan menghadapi juara Eropa. Namun, harapan untuk menciptakan kejutan tetap ada.

Pada Piala Dunia 2022, Arab Saudi pernah mengalahkan Argentina. Selain itu, enam hari sebelumnya di stadion yang sama, debutan Piala Dunia, Tanjung Verde, mampu menahan imbang Spanyol tanpa gol.

Namun, situasinya berbeda dalam pertandingan kali ini. Spanyol tampil dominan sejak awal dan melepaskan 22 tembakan, berbanding tiga milik Arab Saudi.

Kekalahan 0-4 tersebut belum menutup peluang Arab Saudi untuk lolos dari fase grup. Kemenangan atas Tanjung Verde pada Sabtu (27-6-2026) pagi WIB masih akan membuka kesempatan bagi Green Falcons melaju ke babak berikutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pukulan Telak

Meski begitu, hasil tersebut menjadi pukulan bagi Arab Saudi yang telah menggelontorkan dana besar ke dunia sepak bola dalam upaya meningkatkan kredibilitas liga domestik dan memperkuat timnas menjelang Piala Dunia 2034 yang akan mereka gelar.

Sebagian besar pemain Timnas Arab Saudi berasal dari Liga Pro Saudi. Di kompetisi itu, mereka bermain bersama maupun menghadapi sejumlah bintang internasional seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Sadio Mane.

Walaupun Arab Saudi mulai mengurangi pengeluaran untuk mendatangkan pemain bintang dari luar negeri, pelatih timnas, Georgios Donis, menilai kehadiran para pemain tersebut telah membantu meningkatkan kualitas liga dan perkembangan pemain lokal.

"Semakin kompetitif sebuah kompetisi, semakin baik pula perkembangan para pemain kami," kata Donis.

Persoalan

Meski begitu, sejumlah pemain lokal terkadang kesulitan mendapatkan menit bermain yang cukup. Kiper utama Timnas Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, misalnya, bergabung dengan klub divisi kedua Arab Saudi tahun lalu demi memperoleh lebih banyak kesempatan tampil.

Timnas Arab Saudi juga telah berganti tiga pelatih dalam dua tahun terakhir. Donis baru ditunjuk kurang dari dua bulan sebelum tim memulai kiprah di Piala Dunia 2026.

Sebelum menghadapi Spanyol, Arab Saudi membuka turnamen dengan hasil yang cukup menjanjikan setelah bermain imbang 1-1 melawan Uruguay. Dalam pertandingan tersebut, mereka sempat unggul hingga menit ke-80.

Namun, saat menghadapi Spanyol di Atlanta, Arab Saudi tidak mampu memberikan ancaman berarti dan sudah tertinggal 0-3 dalam 25 menit pertama pertandingan.

Hasil Buruk

Donis menyebut kekalahan itu sebagai hasil buruk saat menghadapi satu di antara tim terbaik di dunia.

Sementara itu, pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengatakan para pemain Arab Saudi sempat memperlihatkan kombinasi permainan yang baik. Namun, menurutnya, mereka berhadapan dengan tim Spanyol yang sangat kuat.

Menjelang laga melawan Tanjung Verde, Donis optimistis timnya bisa kembali menunjukkan kemampuan terbaik.

"Kami akan kembali ke level di mana kami bisa menjadi tim yang sangat kompetitif," ujar Donis.

 

Sumber: AP News

Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)

Video Populer

Foto Populer