Brasil Kehilangan Raphinha saat Jumpa Skotlandia, Ancelotti Isyaratkan Neymar Siap Tampil 90 Menit!

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, telah mengonfirmasi absennya Raphinha saat menghadapi laga pamungkas Grup C kontra Skotlandia.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, telah mengonfirmasi absennya Raphinha saat menghadapi laga pamungkas Grup C kontra Skotlandia. Di saat yang bersamaan, ia turut meyakini Neymar bisa segera bermain penuh jika dibutuhkan.

Sebelumnya, Raphinha harus mengakhiri laga lebih cepat ketika Brasil menumbangkan Haiti dengan skor 4-0 pada laga sebelumnya. Dia terpaksa keluar dari lapangan pada menit ke-40 karena mengalami cedera.

Absennya striker Barcelona itu tampaknya tak membuat Ancelotti gusar. Dia memastikan Tim Samba sudah memiliki rencana soal siapa pemain yang bakal mengisi lini depan saat bersua Skotlandia di Hard Rock Stadium, Miami, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.

"Kami tidak memikirkan hal lain selain memainkan laga yang bagus dengan susunan pemain terbaik. Hal yang sama berlaku untuk para penyerang. Kami memiliki gambaran jelas tentang siapa yang akan menggantikan Raphinha. Tidak ada gunanya mengkhawatirkan masalah kartu,” kata Ancelotti dikutip dari The Athletics, Rabu (24/6/2026). 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sosok Pengganti Raphinha

Meskipun tidak menyebut siapa yang akan menggantikan Raphinha, pelatih asal Italia tersebut menyebut nama pemain sayap Bournemouth, Rayan, sebagai pemain yang bermain bagus dan seseorang yang memiliki banyak potensi.

Sebelumnya, Rayan diturunkan Ancelotti untuk menggantikan Raphinha yang cedera. Sementara itu, Neymar sejauh ini masih belum tampil pada kedua laga pembuka Brasil di Grup C Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 34 tahun tersebut tengah berkutat dengan cedera betis. Seusai laga melawan Haiti, Ancelotti memperkirakan Neymar akan kembali untuk pertandingan melawan Skotlandia.

"Dia tersedia. Dia berlatih dengan sangat baik minggu ini. Dia bugar, mampu, dan siap bermain. Kami sangat senang dia kembali. Sebab, Neymar adalah pemain berkualitas tinggi,” ujar pelatih berusia 67 tahun itu.

 

Neymar Bisa Bermain?

Juru taktik yang akrab dengan julukan Don Carlo itu bahkan menegaskan Neymar sudah bisa bermain penuh selama 90 menit. Saat ini, kondisi striker Santos FC itu sudah siap tempur untuk membantu tim Samba di Piala Dunia 2026.

"Dia bisa bermain sejak babak kedua atau sepanjang 90 menit penuh. Kondisinya sangat baik, dia bekerja sangat keras, jadi dia sudah siap. Sikapnya sangat bagus, dia dalam semangat yang baik,” ujar pelatih yang memberi Real Madrid tiga gelar Liga Champions itu.

“Dia pemain yang bagus, rekan tim yang baik. Dia sangat serius dan kami ingin dia kembali bermain secepat mungkin. Saya sangat senang. Dia membawa pengalaman, pengetahuan. Dia bisa melakukannya dengan sangat baik."

 

Satu Opsi Lainnya

Mengenai Endrick, yang didesak oleh para penggemar Brasil untuk menjadi starter dalam pertandingan di turnamen ini, Ancelotti akhirnya angkat bicara. Dia tak menampik penyerang 19 tahun ini berpeluang tampil saat hadapi Skotlandia.

"Endrick bisa bermain di setiap pertandingan, dia bisa bermain di pertandingan berikutnya, dan dia bisa bermain kapan saja karenadia memiliki kemampuan untuk bermain,” kata pelatih kelahiran 10 Juni 1959 itu.

“Para penggemar sangat mendorong Endrick, tetapi besok kami juga memiliki Neymar. Apakah mereka akan mendukung Neymar atau Endrick? Saya rasa mereka akan mendukung keduanya,” Ancelotti menambahkan.

 

Mengatasi Absennya Raphinha

Raphinha menyumbang 21 gol dan 8 assist dalam 33 penampilan di semua kompetisi untuk Barcelona selama musim 2025/2026. Catatan itu mewarnai kesuksesan skuad asuhan Hansi Flick memenangkan La Liga dan Copa del Rey.

Sayangnya, Raphinha sering mengalami masalah. Ia sempat absen selama dua bulan antara September dan November karena cedera hamstring kanan, dan harus menepi lagi antara Maret dan Mei akibat masalah hamstring kanan lainnya.

Sejauh ini, Brasil masih berada di puncak Grup C setelah bermain imbang dengan Maroko dan mengalahkan Haiti dalam dua pertandingan pembuka Piala Dunia mereka. Duel kontra Skotlandia akan jadi momen penentu puncak grup ini.

Sumber: The Athletics

Video Populer

Foto Populer