5 Selebrasi Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Ada Legenda Liga Indonesia Loh!

Berikut lima selebrasi Piala Dunia paling ikonik sepanjang masa.

Bola.com, Jakarta - Gol selalu menjadi momen paling dinanti dalam sebuah pertandingan sepak bola. Namun, tak hanya proses terciptanya gol yang menarik perhatian, selebrasi sang pencetak gol juga kerap menjadi bagian yang tak terlupakan.

Selebrasi lahir dari luapan emosi. Ada yang penuh kegembiraan, haru, unik, bahkan menjadi simbol kebanggaan sebuah bangsa. Tak heran jika di panggung sebesar Piala Dunia, sejumlah selebrasi berhasil mengukir sejarah dan terus dikenang hingga kini.

Berbeda dengan kompetisi lainnya, Piala Dunia menghadirkan tekanan dan emosi yang jauh lebih besar. Para pemain tidak hanya membawa nama pribadi atau klub, tetapi juga kehormatan negaranya. Setiap gol yang tercipta sering kali dirayakan dengan cara yang begitu emosional.

Beberapa selebrasi bahkan menjadi ikon yang terus dikenang lintas generasi. Menariknya, satu di antaranya datang dari sosok yang juga pernah meramaikan sepak bola Indonesia.

Mengutip Give Me Sport, Jumat (26/6/2026), berikut lima selebrasi Piala Dunia paling ikonik sepanjang masa.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Marco Tardelli (Italia) Vs Jerman Barat - (Final Piala Dunia 1982)

Sulit membahas selebrasi ikonik Piala Dunia tanpa menyebut nama Marco Tardelli.

Gelandang Italia itu mencetak gol kedua saat Gli Azzurri mengalahkan Jerman Barat 3-1 pada final Piala Dunia 1982 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.

Selepas bola bersarang di gawang lawan, Tardelli berlari sambil mengepalkan tangan, menggelengkan kepala, dan berteriak sekuat tenaga. Ekspresi wajahnya menggambarkan campuran kebahagiaan, kelegaan, hingga rasa bangga yang begitu mendalam.

Selebrasi tersebut hingga kini masih dianggap sebagai salah satu luapan emosi paling murni dalam sejarah sepak bola.

 

2. Brandi Chastain (Amerika Serikat) Vs China - (Final Piala Dunia Wanita 1999)

Brandi Chastain menciptakan salah satu momen paling bersejarah dalam sepak bola wanita.

Setelah sukses menjadi eksekutor penentu kemenangan Amerika Serikat atas China melalui adu penalti di final Piala Dunia Wanita 1999, Chastain langsung melepas jersey dan berlutut di lapangan sambil mengepalkan tangan.

Aksi tersebut menjadi simbol kebangkitan sepak bola wanita dan menghiasi berbagai media internasional, termasuk sampul majalah Sports Illustrated dan Time.

 

3. Andres Iniesta (Spanyol) Vs Belanda - (Final Piala Dunia 2010)

Gol Andres Iniesta pada babak tambahan waktu memastikan Spanyol mengalahkan Belanda sekaligus meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.

Usai mencetak gol kemenangan, seluruh pemain Spanyol berlari menghampiri Iniesta dan merayakan momen bersejarah itu bersama di sudut lapangan.

Selebrasi tersebut menjadi simbol keberhasilan generasi emas Spanyol yang mendominasi sepak bola dunia pada periode 2008 hingga 2012.

 

4. Roger Milla (Kamerun) - (Piala Dunia 1990)

Nama Roger Milla memiliki tempat istimewa dalam sejarah Piala Dunia.

Di usia 38 tahun, ia membawa Kamerun melaju hingga perempat final, pencapaian terbaik tim Afrika saat itu.

Namun, bukan hanya gol-golnya yang dikenang. Setiap kali mencetak gol, Milla berlari menuju bendera pojok lapangan dan menampilkan tarian khas yang kemudian menjadi salah satu selebrasi paling ikonik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Menariknya, Roger Milla juga pernah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia saat memperkuat Pelita Jaya pada musim 1994-1995.

 

5. Siphiwe Tshabalala (Afrika Selatan) vs Meksiko - (Piala Dunia 2010)

Gol Siphiwe Tshabalala ke gawang Meksiko menjadi pembuka Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan.

Lewat tendangan keras kaki kiri, Tshabalala membawa tuan rumah unggul sebelum akhirnya laga berakhir imbang 1-1.

Selepas mencetak gol, Tshabalala berlari ke sudut lapangan dan menari bersama rekan-rekannya dalam koreografi khas Afrika Selatan.

Ditambah riuh suara vuvuzela yang menggema di Soccer City serta komentar legendaris Peter Drury, momen tersebut menjelma menjadi salah satu selebrasi paling berkesan dalam sejarah Piala Dunia.

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer