Lamine Yamal Balas Kritik Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026: Saat Saya Bermain Bagus, Semua Akan Diam

Lamine Yamal akhirnya angkat bicara mengenai kritik yang menghampirinya sepanjang Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Lamine Yamal akhirnya angkat bicara mengenai kritik yang menghampirinya sepanjang Piala Dunia 2026. Winger muda Timnas Spanyol itu menegaskan dirinya tidak terganggu dengan komentar negatif dan memilih menjadikannya sebagai motivasi.

Pemain berusia 18 tahun tersebut menjadi sorotan jelang duel Spanyol melawan Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di SoFi Stadium, California, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. Dalam konferensi pers, Yamal mengaku yakin bisa menunjukkan performa terbaiknya.

"Saya menerimanya sebagai sesuatu yang positif. Ada hari-hari ketika saya berpikir, saya tidak mengerti mengapa mereka mengatakan itu. Namun, ketika saya bermain bagus, semua orang harus diam," ujar Yamal.

Yakin Bisa Tampil Lebih BaikPerforma Yamal memang belum segemilang saat membela Barcelona. Hingga babak perempat final, ia baru mencetak satu gol dari lima penampilan bersama La Furia Roja.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kemenangan atas Portugal Jadi Suntikan Kepercayaan Diri

Meski begitu, Yamal mengaku belum puas dengan penampilannya dan percaya masih bisa berkembang. Ia juga mengingatkan bahwa dirinya baru pulih dari cedera hamstring yang membuatnya absen hampir dua bulan pada akhir musim bersama Barcelona.

"Saya pikir saya masih bisa lebih baik. Saya sangat menuntut diri sendiri. Saya tidak pernah merasa sudah cukup, baik di Barcelona maupun sekarang bersama tim nasional. Saya sempat menepi hampir dua bulan dan tentu kondisinya berbeda dibanding saat bermain terus-menerus," katanya.

Yamal juga menyoroti kemenangan dramatis Spanyol 1-0 atas Portugal pada babak 16 besar. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal berharga menghadapi Belgia.

"Menurut saya Portugal adalah satu di antara tiga tim terbaik di Piala Dunia. Mampu menyingkirkan mereka memberi kami kepercayaan diri yang besar menghadapi Belgia. Namun, setiap pertandingan berbeda dan di Piala Dunia semuanya bisa terjadi," tutur Yamal.

 

Bahagia Melihat Messi, Ronaldo, dan Neymar

Pada laga tersebut, Yamal juga mendapat tugas membantu pertahanan untuk meredam ancaman bek kiri Portugal, Nuno Mendes.

"Saya berusaha membantu tim semaksimal mungkin, baik saat menyerang maupun bertahan. Nuno Mendes adalah pemain yang sangat berpengaruh bagi Portugal," ucapnya.

Di akhir sesi wawancara, Yamal juga ditanya mengenai Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar. Ketiganya merupakan pemain yang menginspirasi generasi pesepak bola saat ini.

Yamal mengaku senang melihat ketiga bintang tersebut masih mampu bersinar di level tertinggi.

"Semua orang tahu siapa Messi. Tidak ada yang menyangka dia masih bermain di level setinggi ini. Saya ikut bahagia untuknya. Saya juga senang melihat Neymar dan Cristiano. Mereka mewarnai masa kecil kami semua. Hal-hal baik yang terjadi kepada mereka juga membuat saya bahagia," pungkas Yamal.   

Sumber: Sportsmole

Video Populer

Foto Populer