4 Pemain yang Sudah Tak Layak Membela Timnas Inggris setelah Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Berikut ulasan empat pemain yang dinilai tak layak lagi membela Timnas Inggris terutama setelah kegagalan menembus final Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Kegagalan yang mendera Timnas Inggris melaju ke final Piala Dunia 2026 mendorong sejumlah pemain untuk mengakhiri karier internasionalnya. Nama-nama ini sudah saatnya ditinggalkan seiring persiapan The Three Lions menatap Euro 2028.

Sebetulnya, sejak awal keputusan Thomas Tuchel memilih 26 pemain untuk memperkuat Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 ini sudah menimbulkan banyak tanda tanya.

Sebab, ada nama-nama pemain yang justru dicoret dari daftar. Beberapa di antaranya, yakni Cole Palmer, Phil Foden, hingga Trent Alexander-Arnold.

Sementara, beberapa nama lain yang awalnya tidak diperkirakan masuk, justru lolos seleksi, dan perjudian tersebut pada akhirnya tidak membuahkan hasil.

Mengingat kini Inggris hanya menyisakan laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis, setidaknya ada empat pemain Inggris yang sudah saatnya ditinggalkan seiring persiapan The Three Lions menatap Euro 2028.

Berikut ulasan Give Me Sport, selengkapnya.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jordan Henderson

Jika mengacu pendapat pengamat, hampir tidak ada pembenaran untuk memilih Jordan Henderson pada Piala Dunia 2026 ini, selain menganggap pemain Brentford tersebut hanya sebagai 'pemandu sorak'.

Kendati penilaian itu tidak sepenuhnya adil dan mantan kapten Liverpool tersebut memang memberikan pengalaman berharga di luar lapangan, dia tidak pernah benar-benar memberikan kontribusi di dalam lapangan.

Kenyataan bahwa momen terbesar pemain berusia 36 tahun itu di Piala Dunia 2026 ini adalah cedera aneh yang dideritanya setelah kemenangan The Three Lions melawan Meksiko, sudah menjelaskan segalanya.

Henderson hanya bermain selama enam menit saat Inggris menang atas Panama dan tidak pernah menginjakkan kaki di lapangan lagi setelahnya.

Mungkin sudah waktunya bagi dia untuk pensiun dari level internasional agar pemain-pemain seperti Kobbie Mainoo dan Adam Wharton bisa bersinar.

Dan Burn

Pemain lain yang sebenarnya tidak melakukan kesalahan apa pun selama mengarungi Piala Dunia 2026 ini adalah Dan Burn. Namun, bek Newcastle United ini bukanlah masa depan untuk sepak bola Inggris.

Usianya akan menginjak 36 tahun saat Euro 2028 dimulai sehingga tidak masuk akal untuk melibatkannya dalam skuad The Three Lions selama menjalani babak kualifikasi Euro 2028.

Posisinya di skuad bisa diberikan kepada bek yang lebih muda yang akan mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Pengalaman dan aksi heroiknya sebagai pemain pengganti saat melawan Meksiko dan Norwegia tidak akan dilupakan.

Akan tetapi, karier Burn di Timnas Inggris benar-benar harus berakhir di angka 11 caps, tepatnya sejak mengukir debut pada medio Maret 2025 menghadapi Albania pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.

Trevoh Chalobah

Banyak pihak terkejut ketika bek Chelsea, Trevoh Chalobah, dipanggil untuk menggantikan Tino Livramento yang mengalami cedera hanya beberapa hari sebelum pertandingan pertama Inggris di Piala Dunia 2026.

Kendati dia membawa fleksibilitas posisi, ada banyak pilihan yang lebih baik yang sebetulnya bisa dipanggil The Three Lions di posisi bek tengah maupun bek kanan.

Pada akhirnya, keberadaannya di sana hanya untuk menggenapi jumlah skuad, dan tidak butuh waktu lama bagi Chalobah untuk makin merosot dalam urutan pilihan pemain, kecuali dia bisa meningkatkan performanya di level klub secara drastis.

Bahkan rekan setimnya di Chelsea, Levi Colwill, merupakan kandidat kuat untuk menggeser posisi pemain berusia 27 tahun itu di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Ivan Toney

Piala Dunia 2026 ini telah menguatkan satu hal bahwa Thomas Tuchel kurang memiliki kepercayaan pada striker pelapisnya, Ivan Toney. Harry Kane bermain di hampir setiap menit kompetisi dan posisinya tidak pernah tergeser oleh Ivan Toney.

Pelatih asal Jerman tersebut awalnya tidak diperkirakan akan membawa penyerang Al-Ahli itu. Namun, Tuchel mengejutkan semua orang dengan memasukkannya karena kemampuan unik serta keahliannya dalam mengeksekusi penalti.

Toney pada akhirnya berada di luar jangkauan radar karena bermain di Arab Saudi, dan para penggemar Inggris tentu berharap beberapa penyerang yang lebih muda bisa berkembang dalam beberapa bulan dan tahun ke depan.

Jika di masa-masa keemasan kariernya saja dia tidak pernah menjadi pemain reguler, sudah terbukti bahwa Toney memang tidak terlalu diminati Inggris untuk menghadapi level internasional.

 

Sumber: Give Me Sports

Video Populer

Foto Populer