Tak banyak pebulutangkis wanita yang memiliki kekuatan seperti pebulutangkis pria. Namun di era sekarang, terdapat beberapa pebulutangkis wanita yang memiliki kekuatan jump smash yang mematikan. (Kolase foto AFP dan BWF)
1. Tine Rasmussen - Legenda tunggal putri Denmark ini pernah menempati peringkat satu dunia di tahun 2008. Gelar masters pun banyak diraih oleh pebulutangkis yang acap kali mengumbar jump smash keras ke lawan. (AFP/Ben Stansall)
2. Arisa Higashino - Berusia 21 tahun namun sudah meraih gelar juara All England 2018 di nomor ganda campuran. Namanya kian dikenal usai bermain tanpa lelah karena tak jarang mengeluarkan jump smash untuk meriah poin. (AFP/Paul Ellis)
3. Greysia Polii - Pemain ganda putri senior Indonesia ini juga sering menyerang dengan jump smash yang akurat. Ini merupakan salah satu senjata Greys untuk meraih poin. (AFP/Jung Yeon-Je)
4. Fitriani - Tunggal putri nomor satu Indonesia saat ini terkenal dengan smash nya yang tidak biasa. Di banyak turnamen, pemain mungil ini sering melakukan jump smash untuk mengakhiri permainan. (BWF Badminton)
5. Christina Pedersen - Pemain serba bisa di dua nomor bulutangkis. Bersama Kamilla Rytter Juhl, wanita 31 tahun tersebut menjadikan jump smash sebagai senjata ampuh jika berada di sektor belakang permainan. (BWF Badminton)
6. Tian Qing - Spesialis ganda putri China yang sempat berjaya bersama Zhao Yunlei. Ia terkenal mematikan dengan jump smash yang tidak hanya keras namun akurat. (AFP/Jonathan Nackstrand)
7. Chang Ye-Na - Ganda putri yang cukup senior yang dimiliki Korea Selatan. Saat bersama Lee Soo He, pemain kidal tersebut menjadi pemain belakang yang sering melancarkan serangan dengan jump smash yang kuat. (BWF Badminton)
8. Akane Yamaguchi - Meski bertubuh mungil, Akane terpaksa melakukan jump smash untuk melancarkan serangan menusuk ke pertahanan lawan. Hal tersbeut juga didukung dengan tenaga kuda yang dimiliki pebulutangkis 20 tahun tersebut. (BWF Badminton)
Cabang olahraga dayung kembali mencatatkan prestasi bagi Indonesia di ajang SEA Games 2025, Selasa (16/12/2025). Tim dayung putra Indonesia memborong dua medali emas.
Tim polo air putra Indonesia memetik kemenangan besar pada laga pertama SEA Games 2025. Tim Merah Putih melibas Filipina dengan skor telak 28-3 di Thammsat University Rangsit Campus, Thailand, Senin (15/12/2025).
Rizki Juniansyah kembali meraih kepingan emas dari ajang SEA Games 2025 Thailand. Peraih medali emas Olimpiade 2024 Paris itu turut memecahkan dua rekor sekaligus.
Timnas voli putri Indonesia mengakhiri perjuangan di SEA Games 2025 dengan mempersembahkan medali perunggu. Megawati Hangestri Pertiwi dkk harus bersusah payah menaklukkan Filipina dengan skor 3-1 (28-26, 13-25, 30-28, 26-24).
Dua atlet cabang olahraga menembak Indonesia, Muhammad Iqbal Raia Prabowo/Arista Perdana Putri Darmoyo, sukses menyabet medali emas nomor pistol & rifle 10m air pistol beregu campuran di SEA Games 2025 Thailand pada Senin (15/12/2025).
Timnas voli putra Indonesia berhasil meraih kemenangan perdana di SEA Games 2025 dengan mengalahkan Myanmar, Senin (15/12/2025). Kemenangan atas Myanmar membuat Timnas voli putra Indonesia lolos ke babak semifinal.
Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes berjibaku bersama klubnya, Sassuolo meladeni tuan rumah AC Milan pada pekan ke-15 Serie A di San Siro, Minggu (14/12/2025) malam WIB. Kedua tim berduel sengit dengan skor akhir 2-2.
Pembinaan pemain muda menjadi fondasi penting dalam pembangunan sepak bola nasional. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya terwujud di Indonesia. Hingga saat ini, PSSI masih bertumpu pada Piala Soeratin sebagai ajang utama kompetisi usia muda.
Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani memastikan meraih medali emas di ajang SEA Games 2025, Thailand. Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani tampil mantap untuk mengalahkan ganda putra senior asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik: 21-14, 21-17.
Cabor bulutangkis melalui Alwi Farhan sukses menambah pundi-pundi medali emas kontingen Indonesia dari ajang SEA Games 2025 Thailand. Bertanding di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani hari Minggu, Alwi Farhan mengalahkan rekan senegara Moh. Zaki Ubaidillah di final nomor tunggal putra dengan skor 21-13, 8-21, 12-21.
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus puas meraih medali perak pada nomor perorangan SEA Games 2025. Mereka kalah dari wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam laga final yang berlangsung sengit di Gymnasium 4, Thammasat University, Pathum Thani, Minggu (14/12/2025).