Sukses


Mengenal 4 Atlet One Championship dengan Jumlah KO Terbanyak

Jakarta - One Championship adalah rumah bagi aksi bela diri terbaik dunia, terbukti dari banyaknya atlet pencetak KO yang bernaung di organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini.

Berkompetisi di tempat yang menjadi kulminasi berbagai seni bela diri yang ada di dunia membuat para atlet bela diri campuran ini menyiapkan berbagai amunisi untuk memenangi laga, dan menang lewat KO ataupun TKO selalu memberi rasa berbeda bagi mereka.

Berikut adalah atlet One Championship dengan jumlah kemenangan KO terbanyak:

Phoe Thaw – 7 KO

Phoe “Bushido” Thaw hampir nampak selalu terburu-buru untuk meninggalkan Circle.

Seluruh laga bela diri campuran profesionalnya, kecuali satu, diselesaikan pada ronde pertama, berkat agresivitasnya yang berasal dari olahraga nasionalnya, lethwei.

Pria asal Myanmar ini memiliki kekuatan pukulan yang tak dapat ditandingi banyak atlet featherweight, namun ia akan diingat atas penampilannya saat mencetak KO dengan tendangan atas Sor Sey, yang mungkin dapat menjadi bagian permanen bagi sorotan terbaik One untuk beberapa tahun mendatang.

Martin Nguyen – 7 KO

Juara Dunia One Featherweight Martin “The Situ-Asian” Nguyen memiliki catatan yang berimbang dengan Phoe Thaw, walau atlet Vietnam-Australia ini selalu mengatakan dirinya bukanlah spesialis striking.

Walau Nguyen menganggap dirinya adalah atlet berkemampuan lengkap, berkat awal kariernya sebagai seorang grappler, ia memiliki kekuatan pencetak KO berkat kesuksesannya menjaga posisi puncak dalam divisinya selama empat tahun terakhir, yang termasuk penyelesaian terbaik untuk meraih sabuk emas atas Marat “Cobra” Gafurov dan saat ia mempertahankannya melawan Narantungalag “Tungaa” Jadambaa.

Karena kekuatan pukulannya sangat luar biasa, serangan itu masih efektif saat dirinya melawan atlet bertubuh lebih besar – seperti saat ia merebut gelar Juara Dunai One Lightweight World Title pada tahun 2017.

 

2 dari 3 halaman

Atlet Lainnya

Amir Khan – 8 KO

Atlet Singapura Amir Khan hanya membutuhkan dua menit dan 25 detik untuk memenangkan laga One Championship perdananya dengan pukulan, dimana ia melanjutkan hal tersebut sampai menjadi salah satu atlet elit dalam jajaran divisi lightweight.

Baik saat ia berdiri dan bertukar serangan dengan lawannya, atau bergulat di atas kanvas, seluruh lawannya tidak ingin menerima pukulan yang diasahnya bersama beberapa kompetitor terbaik Muay Thai di Evolve.

Sebagian besar lawannya telah gagal menghindari serangannya, dan inilah yang membawanya mencetak posisi imbang di puncak sebagai peraih KO terbanyak ONE sepanjang masa.

Christian Lee – 8 KO

Selang satu tahun dari Khan, Christian “The Warrior” Lee bergabung dengan organisasi bela diri terbesar di dunia ini dan telah menyamai rekan latihannya di Evolve itu dengan konsistensinya mematahkan seluruh lawannya.

Superstar Singapura ini telah membuktikan diri sebagai praktisi paling berbahaya dalam sejarah One, dalam hal ground and pound, sejak penampilan pertamanya sebagai pria berusia 17 tahun – berkat kemampuannya untuk mendominasi posisi bawah serta melepaskan pukulan dan sikutan.

Namun, momen terbaiknya sebagai seorang atlet tiba saat ia berdiri melawan Shinya “Tobikan Judan” Aoki dan melepaskan pukulannya untuk merebut gelar Juara Dunia One Lightweight.

One Championship akan menggelar One Infinity 1 pada 10 April 2020 di Jakarta, sebuah ajang bela diri terbesar dimana ada tiga perebutan gelar Juara Dunia serta penampilan eksklusif dari para selebriti dunia di tengah laga.

Sumber asli: Liputan6.com

Disadur dari: Liputan6.com (Jonathan Pandapotan Purba/Adyaksa Vidi, Published 9/3/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer