Sukses


7 Manfaat Mendengarkan Musik, Bisa Meredakan Stres ketika Isolasi Diri

Bola.com, Jakarta - Beragam jenis musik dapat meninggalkan kesan dan pengaruh yang berbeda pada pendengarnya. Musik dipercaya bisa meningkatkan kesejahteraan mental dan juga kesehatan fisik. Manfaat seperti itu berguna ketika masa isolasi diri dalam pencegahan penyebaran virus corona.

Mendengarkan musik akan memengaruhi hormon dan fungsi kognitif. Kekuatan musik berkaitan erat dengan emosi ketika mendengarnya dan bisa meredakan stres secara efektif.

Selain meredakan stres, manfaat lain dari mendengarkan musik, yakni bisa menjadi sarana meditasi dan membantu pikiran Anda tetap fokus.

Dilansir dari Halodoc, musik mampu memberikan efek pada fungsi fisiologis dimana memperlambat denyut nadi dan detak jantung.

Nada dan ritme musik dipercaya dapat menurunkan tekanan darah, denyut jantung, dapat meningkatkan kemampuan mengingat, belajar, dan berpikir.

Meski tidak dapat memperbaiki masalah jantung secara menyeluruh, setidaknya musik dapat membantu dalam menghilangkan stres, dan sedikit mempermudah masa penyembuhan setelah proses operasi jantung.

Musik bisa menjadi alternatif terapi yang digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang berkaitan dengan emosional.

Siapa sangka, menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan cara yang begitu menyenangkan.

Berikut ini beberapa manfaat musik untuk kesehatan fisik dan kesehjahteran mental, yang bisa berguna ketika isolasi diri untuk mencegah terinfeksi COVID-19, seperti dilansir Bola.com, Selasa (31/3/2020).

2 dari 8 halaman

1. Membuat Mood Lebih Baik

Mendengarkan musik dengan nada ceria dan sesuai selera mampu meningkatkan mood, setidaknya selama dua minggu. Tak hanya membuat perasaan bahagia, musik bisa menjadi alternatif terapi untuk mengatasi gejala dari Depresi, melawan stres, dan meningkatkan konsentransi, dan menjaga kesehatan otak.

Musik dapat memberikan pengaruh aktivitas fisiologis di tubuh, seperti menurunkan detak jantung, laju pernapasan, dan tekanan darah. Musik juga mampu menurunkan kadar kortisol di dalam tubuh, yaitu hormon yang bertanggung jawab sebagai respons terhadap stres.

Dengan musik, seseorang akan merasa lebih tenang sehingga komunikasi dengan orang-orang terdekat menjadi lebih lancar. Manfaat musik bisa dirasakan dan menjadi alternatif untuk pasien kanker yang mejalani perawatan.

3 dari 8 halaman

2. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Jika Anda mengalami insomnia atau gangguan tidur, musik bisa menjadi pilihan mengatasi hal tersebut. Mendengarkan musik mampu membuat Anda lebih santai dan mempermudah untuk tidur lebih nyenyak.

4 dari 8 halaman

3. Menjaga Kesehatan Tubuh

Selain memengaruhi mood Anda, mendengarkan musik adalah satu di antara cara untuk meningkatkan kesehatan.

Mendengarkan musik dengan nada yang lembut membuat detak jantung berdetak lebih stabil, otak akan memerintahkan tubuh menjadi lebih santai, dan pernapasan menjadi lebih lancar.

5 dari 8 halaman

4. Meningkatkan Stamina

Berolahraga sambil mendengarkan musik menjadi Anda lebih bersemangat. Ketukan irama yang dipilih membuat Anda menjalani olahraga lebih lama dan stamina pun makin meningkat.

6 dari 8 halaman

5. Menurunkan Tekanan Darah

Mendengarkan musik sekitar 30 menit mampu menurunkan tekanan darah di dalam tubuh.

Menurut penelitian American Society of Hypertension di New Orleans menyatakan bahwamusik klasik dan musik Celtic mampu mengurangi tekanan darah tinggi secara signifikan.

7 dari 8 halaman

6. Meredakan Kegalauan

Penelitian tahun 2014 oleh Kay Norton menyatakan musik yang berlirik sedih adalah musik yang digemari ketika putus cinta. Mendengarkan musik dengan irama sedih justru mendorong Anda untuk mengusir kesedihan yang dialami.

Mendengarkan musik sedih membantu mengekspresikan emosi seseorang dengan cara yang tepat. Kegembiraan pun muncul karena telah merasakan koneksi antara emosi dan lagu yang didengar.

8 dari 8 halaman

7. Mengatasi Epilepsi

Epilepsi adalah gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik otak yang tidak normal. Epilepsi atau dikenal juga ayan akan menimbulkan keluhan kejang, sensasi dan perilaku yang tidak biasa, hingga kehilangan kesadaran.

Mendengarkan musik dipercaya sebagai satu di antara cara mencegah munculnya kejang pada penderita epilepsi. Bagi penderita epilepsi, musik klasik dianjurkan untuk membantu mencegah munculnya pemicu kejang.

Sumber: Berbagai Sumber

 

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus Corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

Video Populer

Foto Populer