Sukses


Penting Diketahui, 6 Cara Menjaga Kesehatan Hati

Bola.com, Jakarta - Hati atau liver adalah satu di antara organ vital pada tubuh kita yang harus selalu dijaga kesehatannya. Keadaan kesehatan hati cukup berdampak pada kondisi tubuh secara keseluruhan.

Hati merupakan organ yang memiliki ukuran paling besar daripada organ pada tubuh lainnya. Hati memiliki berat 1,5 kg dan terletak pada rongga perut bagian kanan atas.

Organ yang satu ini memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh, bahkan hati menjadi satu di antara organ yang sangat sibuk selain jantung, ginjal, dan juga otak.

Fungsi utama dari hati adalah melakukan detoksifikasi atau menyaring berbagai racun dan limbah, yang biasanya masuk ke tubuh bersama makanan yang dikonsumsi.

Hati juga merupakan organ yang sangat penting dalam setiap fungsi metabolisme tubuh, yang bertugas menjaga kesehatan dan menghindarkan tubuh dari penyakit.

Namun, fungsi hati dapat terganggu karena terlalu banyak bekerja akibat dari stres atau pola hidup yang tidak sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji dan kurang tidur.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga hati agar tetap sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya, satu di antaranya adalah melakukan olahraga secara rutin.

Berikut Bola.com merangkum dari Liver Foundation dan Health Exchange, Kamis (23/4/2020), enam cara menjaga hati agar tetap sehat.

2 dari 4 halaman

Berolahraga Secara Rutin

1. Berolahraga Secara Rutin

Berolahraga secara rutin sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, khususnya juga menjaga kesehatan hati agar tetap berfungsi dengan baik.

Olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan dapat mengurangi stres pada hati dan mencegah terjadinya obesitas, satu di antara penyebab gangguan pada hati.

Berolahraga juga dapat membakar trigliserida yang bisa dijadikan sebagai bahan bakar untuk melakukan aktivitas fisik, yang dapat mengurangi atau menghilangkan lemak hati.

2. Menjaga Diet yang Seimbang

Tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam darah adalah penyebab paling umum munculnya penyakit hati berlemak.

Kurangilah makanan berkalori tinggi, lemak jenuh, lemak trans, dan lemak terhidrogenasi dari makanan yang sering Anda konsumsi. Lemak jenuh biasanya ditemukan pada makanan yang digoreng, daging merah, dan susu.

Sedangkan lemak trans dan lemak terhidrogenasi paling sering ditemukan pada produk makanan olahan. Hati yang terlalu banyak menyimpan lemak dari makanan, dapat menyebabkan penyakit hati berlemak.

Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi seperti kacang-kacangan, biji-bijia, sayuran, dan juga buah-buahan untuk menjaga agar hati tetap sehat.

3 dari 4 halaman

Menjaga Berat Badan

3. Menjaga Berat Badan

Jika mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, Anda memilik risiko yang cukup tinggi untuk terkena penyakit hati berlemak.

Untuk mengurangi risiko memiliki penyakit hati, Anda dapat mulai berusaha untuk menurunkan berat badan dengan mengonsumsi makanan penuh nutrisi dan juga berolahraga secara rutin.

4. Memperhatikan Obat yang Dionsumsi

Sebagian besar obat yang Anda konsumi akan dipecah di dalam hati setelah dicerna oleh sistem pencernaan tubuh. Hal tersebut dapat merusak fungsi hati, jika Anda menggunakan obat yang salah.

Sebagai contoh, ketika Anda mengonsumi obat lebih dari dosis yang ditentukan atau mencampurkan obat yang salah, hal tersebut dapat mengganggu kinerja hati.

Selain itu banyak obat-obatan yang dijual secara bebas, mengandung logam berat atau racun yang tidak diketahui. Hal tersebut juga dapat menyebabkan keracunan pada organ hati dan memengaruhi kinerjanya secara keseluruhan.

4 dari 4 halaman

Mengurangi Minuman Beralkohol

5. Mengurangi Minuman Beralkohol

Meminum minuman beralkohol terlalu sering dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan tubuh secara keseluruhan, khususnya masalah kesehatan pada hati.

Minuman beralkohol dapat merusak sel-sel yang ada di dalam hati dan melukai hati. Selain itu, organ hati hanya dapat memproses atau memecah sebagian kecil alkohol setiap jamnya.

6. Kurangi Merokok

Asap rokok yang dikeluarkan saat Anda menghisapnya memiliki berbagai zat kimia yang sangat berbahaya bagi tubuh. Satu di antaranya adalah munculnya penyakit kanker hati.

Maka, sebisa mungkin kurangi aktivitas merokok atau bahkan berhenti merokok. Hal tersebut tidak hanya dapat menjaga hati agar tetap sehat, namun juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sumber: Liver Foundation dan Health Exchange

5 Atlet Indonesia di Thomas dan Uber Cup yang Punya Followers Instagram Terbanyak

Video Populer

Foto Populer