Sukses


Macam-Macam Penyebab Menangis saat Tidur yang Perlu Diperhatikan

Bola.com, Jakarta - Menangis ketika tidur dapat terjadi pada semua orang dari segala usia mulai bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

Bayi cenderung menangis dalam tidurnya karena tidak terbiasa bertransisi dari satu tahap tidur ke tahap berikutnya. Namun, seiring pertumbuhannya, ia lebih jarang bangun, yang memungkinkan orang tuanya mendapatkan tidur yang layak.

Sementara orang dewasa yang lelah secara emosional atau mental, dan telah melalui pengalaman traumatis baru-baru ini, dapat meneteskan air mata saat tidur dan saat bangun tidur.

Pada lansia, perubahan fisik, gejala demensia, hal-hal yang berhubungan aspek mental dan emosional dari penuaan, dan stres akibat transisi kehidupan dapat menyebabkannya menangis ketika tidur.

Berikut macam-macam penyebab menangis saat tidur, disadur dari Klikdokter, Rabu (31/5/2023).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Macam-Macam Penyebab Menangis saat Tidur

1. Mimpi Buruk

Saat mengalami mimpi buruk yang intens sampai terasa begitu nyata, orang yang mengalaminya bisa saja menjadi emosional hingga menangis.

2. Sleep Terrors (Night Terrors)

Menangis ketika tidur bisa juga dipicu oleh sleep terrors atau night terrors. Sleep terror adalah gangguan tidur yang dapat menyebabkan ketakutan, menangis, dan memukul-mukul saat tidur.

Kondisi tersebut biasanya berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa menit, tetapi bisa juga berlangsung lebih lama.

Sleep terrors berbeda dengan mimpi buruk. Setelah mengalami mimpi buruk dan terbangun, kamu mungkin masih mengingat detailnya. Namun, orang yang mengalami sleep terrors tetap tertidur.

Jika night terrors sampai menyebabkan masalah tidur yang cukup berat, diperlukan konsultasi ke dokter.

3. Stres

Stres yang dipendam dapat muncul ketika pertahanan diri menurun. Pertahanan ini menurun saat tidur. Maka, tak heran orang bisa tidur sambil menangis ketika stres atau mengalami tekanan.

3 dari 4 halaman

Macam-Macam Penyebab Menangis saat Tidur

4. Depresi

Satu di antara penyebab menangis saat tidur menurut psikologi adalah depresi. Penderita depresi cenderung tidak dapat tidur nyenyak.

Perubahan kebiasaan tidur ini bisa ditandai dengan insomnia, tidur yang terbangun terus, menangis saat tidur, ataupun kelelahan saat bangun tidur.

5. Kesedihan atau Trauma

Kesedihan atau trauma berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi juga bisa menjadi penyebab menangis saat tidur menurut psikologi. Trauma atau sedih bisa disebabkan oleh berbagai momen, misalnya kehilangan orang tercinta.

Pada malam hari, orang cenderung lebih memikirkan hal-hal yang membuatnya sedih. Pasalnya, saat malam hari, pikiran tidak teralihkan untuk melakukan aktivitas.

4 dari 4 halaman

Macam-Macam Penyebab Menangis saat Tidur

6. Penyakit Tertentu

Jika kamu sering menangis ketika tidur, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh penyakit tertentu. Misal, rasa nyeri pada tubuh dapat dirasakan saat tidur hingga mengganggu kenyamanan tidur. Kamu mungkin tidak terbangun, tetapi tanpa disadari menangis dan merintih kesakitan.

7. Diurnal Mood Variation

Diurnal mood variation dapat menjadi satu di antara gejala depresi. Suasana hati akan menurun di pagi hari, tetapi makin siang akan membaik.

Penyebab kondisi itu diduga karena siklus sirkadian yang bermasalah. Akibatnya, hormon terproduksi dalam waktu yang tidak tepat. Mood pun tidak stabil di pagi hari.

8. Fase Tidur

Tahap tidur terdiri dari lima stage. Terkadang transisi antara tahap tidak disadari. Pada bayi dan balita, transisi tersebut bisa mengganggu sehingga menyebabkan mereka menangis saat tidur.

 

Disadur dari: Klikdokter.com (Published: 19/2/2023)

Yuk, baca artikel edukasi lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Video Populer

Foto Populer