Sukses


Cara Salat Nisfu Syaban beserta Niat dan Doanya, Umat Muslim Perlu Tahu

Bola.com, Jakarta - Melaksanakan salat nisfu Syaban menjadi satu di antara momentum bagi umat muslim untuk memperbaiki diri guna menyambut bulan suci Ramadan.

Salat nisfu Syaban dilakukan pada malam pertengahan bulan Syaban, tepatnya pada tanggal 15 Syaban yang dianggap sebagai malam yang penuh berkah.

Salat nisfu Syaban dikenal dengan nama salat Laylatul Bara'ah atau salat Laylatul Nisfu.

Banyak umat muslim yang melaksanakan salat sunah ini sebagai satu di antara bentuk ibadah untuk memohon ampunan dan kebaikan dunia akhirat kepada Allah Swt. serta dijauhkan dari azab api neraka.

Salat nisfu Syaban bisa dilakukan secara perorangan maupun berjemaah. Bagaimana cara melaksanakan salat tersebut?

Berikut cara salat nisfu Syaban beserta niat dan doanya yang perlu diketahui umat muslim, Selasa (20/2/2024).

2 dari 4 halaman

Cara Salat Nisfu Syaban

1. Membaca niat.

Bacaan niat salat nisfu Syaban sebagai berikut:

"Usholli sunnatan nisfu sya'baana rak'ataini lillahi ta'ala"

Artinya: "Saya salat sunah nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Jika mengerjakannya pada malam hari, bacaan niatnya sebagai berikut:

"Usholli sunnata lailati nisfu sya'baana rok'ataini lillahi ta'alaa"

Artinya: "Saya salat sunah malam nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta'ala"

Takbiratul Ikhram, mengangkat kedua tangan ke atas sejajar telinga dengan membaca bacaan Allahu akbar."

2. Membaca bacaan doa Iftitah, Al Fatihah, dan surah pendek. Diutamakan membaca QS. Al Kafirun.

3. Rukuk.

4. Iktidal.

5. Sujud.

6. Duduk di antara dua sujud, dengan membaca bacaan doanya.

7. Sujud kedua.

8. Berdiri menunaikan rakaat kedua.

9. Membaca Al Fatihah, kemudian diutamakan membaca QS. Al Ikhlas setelah Al Fatihah.

11. Duduk tahiyat akhir.

12. Mengucap salam.

3 dari 4 halaman

Doa setelah Salat Nisfu Syaban

Setelah selesai menunaikan salat nisfu Syaban, dianjurkan untuk membaca QS. Yasin sebanyak tiga kali dengan niat dari dalam hati.

Pada surah Yasin pertama, niat dilakukan untuk memohon umur panjang semata-mata hanya beribadah kepada Allah Swt.

Kemudian, pada surat Yasin kedua, niat ditujukan untuk memohon rezeki yang halal untuk bekal beribadah kepada Allah Swt. Lalu memasuki surah Yasin ketiga, niat dilakukan untuk memohon keteguhan iman dari Allah Swt.

4 dari 4 halaman

Doa Malam Nifsu Syaban

"Allaahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika ya dzal jalaali wal ikraam, Yaa dzath thauli wal in aam laa ilaaha illaa anta, dhahrul laajiin, Wa jaarul Mustajiiriin, Wa amaanul khaa ifiin.

Allahumma in kunta katabta nii indaka fii ummil kitaabi syaqiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarran alayya fir rizqi famhu.

Allaahumma bi fadllika syaqaawatii wa hirmaanii wa thardii waq titaari rizqii wa ats-bitnii indaka fii ummil kitaabi sa 'iidan marzuuqan muwaf faqal lil khairaat. Fa innaka qulta wa qaulta wa qaulukal haqqu fii kitaabikal munazzali 'alaa nabiyyikal mursali, yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummul kitaabi.

Ilaahii bittajallil Aadhami fii lailatin nishfi min syahri syabaanil mukarramil latii yufraqu fiihaa kullu amrin hakiim wa yubram ishrif annii minal balaa i maa alamu wa maa laa alam wa anta allaamul ghuyuubi birahmatika yaa arhamar raahimiin.

Wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadiw wa 'alaa aalihii wa sahbihi wa sallama."

Artinya: "Ya Allah Tuhanku, wahai Yang memiliki anugerah dan tiada yang memberi anugerah kepada-Mu, wahai Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan, wahai yang mempunyai kekuasaan dan yang memberi nikmat, tiada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Engkau, tempat bernaung bagi orang-orang yang mengungsi, tempat berlindung bagi orang-orang yang memohon perlindungan dan tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan.

Ya Allah Tuhanku, jika Engkau telah menetapkan diriku di dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) yang berada di sisi-Mu sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir atau disempitkan rezekinya sudilah kiranya Engkau menghapuskan.

Ya Allah Tuhanku, berkat karunia-Mu apa yang ada dalam Ummul Kitab yaitu perihal diriku sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir dan sempit rezeki. Dan sudilah kiranya Engkau menetapkan di dalam Ummul Kitab yang ada di sisi-Mu agar aku menjadi orang yang berbahagia, mendapat rezeki yang banyak lagi beroleh kesuksesan dalam segala kebaikan. Karena sesungguhnya Engkau telah berfirman di dalam kitab-Mu dan firman-Mu adalah benar yang diturunkan melalui lisan Nabi yang Engkau utus, Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di sisi-Nya ada Ummul Kitab.

Ya Tuhanku, Berkat penampilan yang maha besar (dari rahmat-Mu) pada malam pertengahan bulan Syaban yang mulia ini diperincikanlah segala urusan yang ditetapkan dengan penuh kebijaksanaan. Sudilah kiranya Engkau menghindarkan diriku dari segala bencana yang aku ketahui dan yang tidak ku ketahui serta yang lebih Kau ketahui (dari diriku), dan Engkau Mahamengetahui segala yang gaib, berkat rahmat-Mu wahai yang maha penyayang di antara para penyayang.

Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga Dia melimpahkan salam sejahtera (kepada mereka)."

 

Dapatkan artikel Islami berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer