Surat FIA Bikin Harapan Lewis Hamilton Juara F1 2026 Terancam Pupus

'Harapan Lewis Hamilton meraih gelar F1 2026 disebut bisa pupus usai adanya surat dari FIA.

Bola.com, Jakarta - Peluang Lewis Hamilton untuk merebut gelar juara dunia Formula 1 musim 2026 dikabarkan berada di ujung tanduk.

Sebuah surat yang dikeluarkan Federasi Otomotif Internasional (FIA) disebut menjadi faktor krusial yang dapat mengakhiri ambisi sang juara dunia tujuh kali tersebut.

Hamilton baru melewati musim debut yang tidak mudah bersama Ferrari usai kepindahannya yang menyita perhatian dari Mercedes.

Kendati sempat mencatatkan hasil manis dengan memenangi Sprint Race Grand Prix China, performa Hamilton bersama Scuderia Ferrari perlahan menurun setelah itu.

Pada klasemen akhir musim, Hamilton harus puas finis di posisi keenam, tertinggal 86 poin dari rekan setimnya, Charles Leclerc.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Tantangan Ferrari

Menyambut musim baru, Ferrari resmi meluncurkan mobil terbaru mereka, SF-26, pada Jumat pagi waktu setempat. Hamilton dan Leclerc langsung menjajal mobil tersebut di lintasan Fiorano.

Akan tetapi, optimisme Ferrari untuk bersaing di papan atas disebut sudah mendapat tantangan serius bahkan sebelum musim dimulai.

Menjelang regulasi baru yang akan berlaku pada 2026, rumor di paddock menyebut Mercedes sebagai tim yang paling siap dan berpotensi menjadi kekuatan dominan. Tim asal Brackley itu dikabarkan menemukan celah dalam regulasi teknis terbaru yang bisa memberikan keuntungan signifikan.

Sebelumnya, beredar laporan bahwa Mercedes diduga mampu mengeksploitasi batas kompresi bahan bakar, yang disebut dapat memberikan keunggulan hingga 0,4 detik per lap.

Dalam aturan sebelumnya, rasio kompresi bahan bakar ditetapkan 18:1, tetapi angka tersebut diturunkan menjadi 16:1 untuk musim 2026.

3 dari 4 halaman

Mercedes Dapat Celah

Mercedes diklaim menemukan cara agar mesin tetap bekerja secara efektif dengan rasio kompresi 18:1 saat mobil berada di lintasan, tetapi tetap mematuhi aturan ketika mobil dalam kondisi diam dan diperiksa oleh FIA.

Meski sempat muncul spekulasi bahwa trik tersebut akan dilarang, laporan terbaru justru menyebut FIA telah memberikan persetujuan.

Mengutip Motorsport IT, Mercedes sudah menerima korespondensi tertulis dari FIA yang menyetujui solusi teknis tersebut.

Jika benar Mercedes melangkah lebih jauh dibanding tim lain maka peluang Ferrari, termasuk Hamilton dan Leclerc, untuk bersaing memperebutkan kemenangan balapan akan makin berat, begitu pula dengan McLaren dan Red Bull.

4 dari 4 halaman

Pernyataan Hamilton

Di tengah spekulasi tersebut, Lewis Hamilton tetap menunjukkan sikap positif menyambut perubahan regulasi. Menjelang musim baru, ia mengaku antusias menghadapi era baru Formula 1.

"Jika melihat wawancara-wawancara saya di tahun-tahun sebelumnya, saya hampir tidak pernah mengatakan bahwa saya merasa antusias. Tapi, kali ini saya sangat antusias, dan saya pikir tidak masalah untuk mengatakannya," ujar Hamilton, dikutip dari Sky Sports.

"Saya bersemangat untuk awal yang baru. Ada fokus besar untuk melakukan reset dan menikmati jeda. Meski jedanya adalah yang terpendek yang pernah kami alami, saya rasa itu adalah jeda yang benar-benar dibutuhkan," lanjut pembalap berusia 41 tahun itu.

Hamilton juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menyambut tantangan baru.

"Mempelajari pola-pola baru, membongkar kebiasaan lama, dan menyingkirkan hal-hal yang tidak lagi berguna atau tidak membawa energi yang tepat, serta memastikan diri hadir dengan cara yang benar," kata Hamilton.

 

Sumber: Sportbible

Video Populer

Foto Populer