Pertacami Bidik Medali Emas Asian Games 2026, Gelar Kejuaraan MMA yang Diikuti 128 Atlet dari 12 Provinsi

Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) memasang target tinggi untuk cabang olahraga mixed martial arts (MMA) di Asian Games 2026.

Bola.com, Bogor - Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) memasang target tinggi untuk cabang olahraga mixed martial arts (MMA) pada Asian Games 2026 dengan membidik medali emas ketika menjalani debut di pesta olahraga terbesar Asia itu.

Asian Games 2026 akan berlangsung di Nagoya, Jepang, 19 September-4 Oktober 2026, dan menjadi momen perdana MMA dipertandingkan secara resmi dalam ajang multievent empat tahunan tersebut.

Sebanyak enam nomor medali akan diperebutkan, yakni traditional MMA kelas 65 kilogram dan 77 kilogram putra, kelas 60 kilogram putri, serta modern MMA kelas 60 kilogram dan 71 kilogram putra, ditambah kelas 54 kilogram putri.

Indonesia untuk sementara telah memastikan empat atlet lolos ke Asian Games 2026, sementara tiga atlet lainnya masih berpeluang menyusul melalui dua jalur kualifikasi yang tersisa.

"Untuk Asian Games nanti, karena kemarin saat di China kami berhasil dapat dua medali emas dan empat perunggu. Untuk yang kali ini saya rasa kami juga pasti bisa dapat emas," ujar Tommy Paulus Hermawan, Ketua Umum PB Pertacami.

"Kalau target jumlah, pasti mau sebanyak-banyaknya. Tapi, namanya Asian Games itu tidak mudah. Kemarin di Kejuaraan Asia tim putri kami berhasil mengalahkan yang terbaik di China," imbuhnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Punya Kans

Tommy menilai peluang atlet Indonesia terbuka lebar, baik di sektor putra maupun putri, terlebih setelah melihat perkembangan yang ditunjukkan para petarung Merah Putih dalam beberapa turnamen internasional sepanjang setahun terakhir.

"Di tingkat putra maupun putri, potensi atlet kita cukup baik. Terutama kalau kita lihat di SEA Games kemarin di Asia Tenggara, Indonesia menjadi salah satu negara yang MMA-nya sangat berkembang," ucapnya.

"Kemarin dari tujuh atlet di SEA Games yang kami berangkatkan, lima masuk final. Hasil akhirnya kami meraih satu emas, lima perak, dan dua perunggu. Itu hasil yang sangat luar biasa. Dari tujuh atlet yang berangkat, semuanya membawa pulang medali."

"Tapi. kembali lagi, Asian Games itu berat. Negara-negara seperti Kazakhstan, Kirgistan, Uzbekistan, dan China merupakan lawan yang tangguh. Namun, saya rasa atlet kita siap menghadapi mereka," tutur Tommy.

Perkuat Pembinaan

Di sisi lain, PB Pertacami terus memperkuat pembinaan dengan menjadikan Kejuaraan Nasional MMA 2026 sebagai wadah pencarian bibit-bibit potensial yang diproyeksikan tampil di berbagai kejuaraan internasional pada masa mendatang.

Kejurnas MMA PB Pertacami 2026 berlangsung pada 19-20 Juni di JSI Resort Megamendung, Bogor, dengan diikuti 128 atlet dari 51 klub yang berasal dari 12 provinsi untuk bersaing pada kategori senior, U-18, U-16, dan U-14.

"Jadi, Kejurnas ini selain agar atlet MMA punya tempat untuk menyalurkan bakat dan juga membuktikan hasil latihan mereka, yang paling penting kami sedang menjaring talenta dan mencari bakat supaya nanti bisa mewakili Indonesia dalam ajang-ajang internasional seperti para senior mereka sebelumnya," ungkap Tommy.

"Kejurnas bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara hari ini. Kejurnas adalah tentang siapa yang akan membawa Merah Putih ke podium dunia di masa depan," tambahnya.

Video Populer

Foto Populer