5 Petarung UFC Berpenghasilan Tertinggi pada 2026, Alex Pereira Raup Rp178,48 Miliar

Berikut daftar lima petarung UFC dengan pendapatan tertinggi sepanjang 2026.

Bola.com, Jakarta - Mental baja dan bayaran fantastis menjadi dua hal yang melekat di dunia Ultimate Fighting Championship (UFC), promotor terbesar olahraga Mixed Martial Arts (MMA).

Di ajang ini, para petarung tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bela diri yang lengkap, tetapi juga mentalitas kuat untuk menghadapi pertarungan yang penuh risiko. Luka, darah, dan cedera merupakan pemandangan yang sudah biasa dalam olahraga MMA.

Tak heran jika setiap pertarungan UFC selalu menyedot perhatian besar. Di mana pun digelar, arena biasanya dipenuhi penonton, sementara jutaan penggemar lainnya menyaksikan melalui layar televisi maupun platform streaming.

Seperti halnya sepak bola dan bola basket, UFC juga menjadi ladang penghasilan yang menggiurkan. Banyak petarung sukses mengumpulkan kekayaan berkat bayaran pertandingan, bonus, hingga berbagai kerja sama komersial.

Meski demikian, UFC tak luput dari kritik. Sejumlah pihak menilai pembagian pendapatan kepada para petarung belum sebanding dengan keuntungan besar yang diperoleh organisasi tersebut.

Terlepas dari perdebatan tersebut, para petarung papan atas tetap mampu meraih pendapatan fantastis. Pengorbanan selama latihan, risiko cedera, hingga kerasnya pertarungan di octagon seolah terbayar dengan nilai kontrak dan bonus yang mereka terima.

Saat ini, UFC memasuki era baru setelah menjalin kerja sama bernilai 7,7 miliar dolar AS dengan Paramount. Banyak pihak menantikan apakah kesepakatan tersebut akan berdampak pada peningkatan bayaran para petarung dalam beberapa tahun mendatang.

Sementara itu, berikut daftar lima petarung UFC dengan pendapatan tertinggi sepanjang 2026 versi Give Me Sport. Angka ini berasal dari gaji pertarungan dan bonus yang mereka terima.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

5. Ilia Topuria: Rp44,8 Miliar

Kembalinya Ilia Topuria ke octagon setelah hampir setahun absen berakhir mengecewakan. Petarung berjuluk El Matador itu harus menerima kekalahan pertama dalam karier profesionalnya setelah mengalami kerusakan fisik yang cukup parah dalam pertarungan melawan Justin Gaethje.

Meski sempat tampil agresif, terutama pada ronde kedua dengan serangan bertubi-tubi ke area tubuh lawan, performa Topuria tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

Kondisi fisiknya memburuk sepanjang laga. Kedua matanya bahkan hampir tertutup akibat cedera, dan pertarungan berpotensi dihentikan oleh tim medis. Cedera tersebut membuat Topuria diperkirakan harus menepi hingga akhir tahun sebelum kembali bertarung.

 

4. Alexander Volkanovski: Rp48,2 Miliar

Alexander Volkanovski kembali menjalani musim yang impresif pada 2026. Petarung asal Australia itu sukses mempertahankan gelar kelas bulu untuk pertama kalinya sejak kehilangan sabuk juara akibat kekalahan dari Topuria.

Volkanovski kembali mengalahkan Diego Lopes dan membuktikan dirinya masih menjadi salah satu petarung terbaik di dunia, meski telah berusia 37 tahun serta sempat mengalami kekalahan dari Topuria dan Islam Makhachev.

Hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal pertarungan berikutnya, namun Movsar Evloev disebut-sebut menjadi kandidat terkuat sebagai lawan berikutnya.

 

3. Khamzat Chimaev: Rp55,3 Miliar

Khamzat Chimaev menjadi petarung pertama dalam daftar ini yang menembus pendapatan lebih dari 3 juta dolar AS.

Jumlah tersebut tidak lepas dari tingginya antusiasme publik menjelang duel perebutan gelar melawan Sean Strickland. Persaingan keduanya memanas sejak sebelum pertarungan dimulai, dengan perang kata-kata yang bahkan menyentuh isu agama dan keluarga.

Kontroversi tersebut membuat laga mereka menjadi salah satu pertarungan yang paling dinantikan tahun ini.

Namun, Chimaev harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah angka dari Strickland. Kemampuan tinju Strickland yang solid serta daya tahan luar biasanya menjadi faktor penentu kemenangan.

Selain itu, proses penurunan berat badan yang berat diduga turut memengaruhi performa Chimaev. Karena alasan tersebut, ia diperkirakan akan mempertimbangkan naik ke divisi yang lebih berat pada masa mendatang.

 

2. Justin Gaethje: Rp104,1 Miliar

Sebagai salah satu petarung paling aktif sepanjang tahun, Justin Gaethje pantas berada di posisi kedua daftar ini.

Gaethje memulai tahun dengan kemenangan dominan atas Paddy Pimblett sebelum mencatatkan kemenangan besar atas Ilia Topuria untuk merebut gelar juara UFC.

Dalam pertarungan melawan Topuria, Gaethje meraih bonus Fight of the Night dan Performance of the Night, yang total nilainya mencapai lebih dari 800 ribu dolar AS.

Prestasi tersebut bukan sesuatu yang baru bagi Gaethje. Sepanjang kariernya, ia telah mengoleksi 17 bonus UFC dalam 16 pertarungan.

Meski kemungkinan tidak akan kembali bertarung hingga akhir tahun, dua penampilan gemilangnya pada 2026 semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bintang terbesar UFC saat ini.

 

1. Alex Pereira: Rp178,48 Miliar

Alex Pereira menempati posisi teratas sebagai petarung UFC dengan pendapatan terbesar pada 2026. Namun, dari sisi prestasi, tahun ini justru menjadi periode yang cukup berat bagi petarung asal Brasil tersebut.

Pereira mendapatkan kesempatan emas saat menghadapi Ciryl Gane dalam perebutan gelar interim kelas berat. Kemenangan akan membuatnya mencatat sejarah sebagai petarung pertama yang menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda.

Sayangnya, ambisi tersebut gagal terwujud.

Sejak ronde awal, Gane tampil lebih lincah dan efektif dalam mengatur jarak. Petarung asal Prancis itu beberapa kali berhasil mendaratkan pukulan keras yang membuat Pereira kesulitan mengembangkan permainan.

Puncaknya, Gane sukses menjatuhkan Pereira sebelum melancarkan rentetan serangan yang memaksa wasit menghentikan pertarungan.

Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi petarung berjuluk Poatan. Situasi semakin mengecewakan karena ia diperkirakan tidak akan kembali tampil di octagon hingga akhir tahun.

Sumber: Givemesport  

Video Populer

Foto Populer