Bola.com, Nagoya - Atlet asal Riau, Sumaya, menorehkan sejarah bagi teqball Indonesia usai mempersembahkan medali perak nomor Women’s Singles pada Asian Games 2026.
Medali ini jadi perak pertama Tim Indonesia pada Asian Games 2026 sekaligus medali bersejarah dalam debut teqball Indonesia di ajang multievent terbesar Asia tersebut.
Tampil di partai final menghadapi wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, Sumaya mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 12-10, 8-12 dan 9-12. Meski gagal meraih emas, atlet 21 tahun itu tetap bangga dengan perjuangannya.
“Saya bangga dengan diri sendiri walaupun kalah. Saya ingin latihan lebih keras lagi. Medali perak ini saya persembahkan untuk diri sendiri, keluarga, dan negara,” ucap Sumaya.
Sumaya mengakui masih banyak hal perlu dievaluasi, terutama dalam mengurangi kesalahan-kesalahan kecil.
“Sebenarnya pikiran saya cuma ingin satu poin naik, tetapi karena banyak kesalahan jadi susah untuk menang. Saya masih penasaran untuk mengalahkan Myanmar itu. Next mungkin harus lebih banyak latihan lagi,” katanya.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Banyak Dukungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351667/original/065280700_1789709685-20260918_-_NOC_-_AG26_-_TM_-_Teqball__Women_s_Singles_Quarterfinals_-_Sumaya__INA__vs_Koemyean__CAM___2-0___INA_Win_di_Nagoya_City_Higashi_Sport_Center__-_14.jpg)
Perjuangan Sumaya di partai final mendapatkan banyak dukungan dari supporter Tim Indonesia yang hadir langsung di Nagoya City Higashi Sport Center. Buat Sumaya, dukungan penonton turut memberikan energi dan semangat tambahan.
Terlebih, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir, President NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu juga turut hadir di lapangan.
"Saya tidak terlalu tertekan. Nervous masih bisa saya alihkan, tetapi memang keadaannya tidak memungkinkan. Kehadiran suporter memberikan saya semangat,” ungkapnya.
Pencapaian ini menjadi bagian dari perjalanan unik Sumaya yang telah menekuni sepak takraw sejak SMP.
Setelah tidak terpilih untuk PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, Sumaya mendapat kesempatan beralih ke cabor teqball.
“Kalau sulit, lebih sulit teqball. Gerakannya berbeda, mejanya kecil, tapi saya lebih menikmati main teqball karena lebih menantang. Sampai sekarang, saya tidak menyesal pindah ke teqball,” ujar Sumaya.
Perjalanan Sumaya kemudian berlanjut dari Kejuaraan Nasional, International Series di Bangkok, SEA Games hingga Asian Games. Sebelumnya, ia meraih perunggu SEA Games di nomor mixed double.
Dua Medali untuk Indonesia dari Teqball
Total, teqball menyumbangkan satu medali perunggu dan satu perak untuk Tim Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Hasil ini menjadi catatan sejarah untuk teqball yang pertama kali dipertandingkan di multievent olahraga Asia itu.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (POTSI), Calvin Legawa, menilai pencapaian di Asian Games 2026 jadi tonggak penting bagi olahraga itu di Indonesia.
“Ini sebuah pencapaian, artinya sejarah juga buat teqball Indonesia. Untuk pertama kali debut di Asian Games, kita berhasil membawa pulang medali,” ujar Calvin.
Calvin melihat capaian tersebut sebagai fondasi untuk pengembangan teqball di Indonesia ke depan.
“Kalau kita dipersiapkan lebih panjang, saya rasa potensi Indonesia di teqball sangat besar, karena basic-nya ada di bola dan sepak takraw,” tutup Calvin.
Sumber: NOC Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351670/original/077268600_1789709749-20260918_-_NOC_-_AG26_-_TM_-_Teqball__Women_s_Singles_Quarterfinals_-_Sumaya__INA__vs_Koemyean__CAM___2-0___INA_Win_di_Nagoya_City_Higashi_Sport_Center__-_12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304394/original/038011800_1784714028-500x656_-_Trilogi_Bola_Putri_ALT.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325940/original/066277700_1786947216-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_12.20.24__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331213/original/098579800_1787506421-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_23.39.40-Thailand_juara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327273/original/057541200_1787090211-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331132/original/084809100_1787485316-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_18.27.53-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331049/original/087222300_1787473134-jordan-2-.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331081/original/061168000_1787479638-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_16.45.25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330163/original/090749500_1787327583-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_22.17.32__1_-Indonesia_vs_Yordania.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330058/original/080861400_1787311712-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.30.36-Thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330162/original/084467300_1787327583-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_22.28.12-Indonesia_vs_Yordania.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352801/original/013054000_1789871752-Japan______Indonesia_match_photos._____AINAGOC_asiangames2026__aichinagoya2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352666/original/061324600_1789827796-THUMBNAIL_CABOR_20TH_ASIAN_GAMES_AICHI-NAGOYA_2026_1__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352636/original/020786800_1789820143-David_Garrido__Technical_and_Methodology_Director_of_Padel_Pro_Academy_Indonesia_dan_Atlet_Timnas_Padel__Giorgio_Soemarno..jpg)