McLaren Gelar Pembicaraan Internal usai Insiden Lando Norris dan Oscar Piastri di GP Singapura, Ini Hasilnya

McLaren menggelar pembicaraan lanjutan setelah insiden tabrakan antara Lando Norris dan Oscar Piastri pada Sprint Race F1 GP Singapura 2026.

Bola.com, Jakarta - McLaren telah menggelar pembicaraan internal lanjutan setelah insiden yang melibatkan Lando Norris dan Oscar Piastri pada Sprint Race Formula 1 (F1) GP Singapura 2026. Tim asal Inggris itu kini ingin menutup persoalan tersebut dan mengalihkan fokus ke seri berikutnya.

Insiden terjadi pada lap terakhir Sprint Race di Sirkuit Marina Bay. Norris mencoba menyalip Piastri untuk memperebutkan posisi keempat, tetapi manuver tersebut berujung tabrakan yang membuat kedua pembalap McLaren kehilangan posisi.

Piastri terpaksa mengakhiri sprint lebih awal setelah mobilnya mengalami insiden, sedangkan Norris mampu melanjutkan balapan dan finis di posisi kedelapan. Kejadian itu menjadi pukulan bagi McLaren yang tengah berjuang mengumpulkan poin penting dalam persaingan kejuaraan konstruktor.

Pembicaraan lanjutan antara tim dan kedua pembalap telah berlangsung di markas McLaren di Woking, Inggris, pada pekan sebelumnya. Norris pun mengakui kesalahannya dan bertekad memperbaiki pengambilan keputusan pada balapan berikutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

McLaren Ingin Menutup Persoalan Insiden di Singapura

Kepala tim McLaren, Andrea Stella, sebelumnya menegaskan bahwa insiden antara Norris dan Piastri tidak boleh terulang. Ia menilai kepentingan tim harus menjadi prioritas ketika kedua pembalap bersaing di lintasan.

Pembicaraan lanjutan dilakukan untuk mengevaluasi kejadian tersebut sekaligus memastikan kedua pembalap memahami tanggung jawab mereka. McLaren tidak hanya ingin membahas penyebab tabrakan, tetapi juga memperkuat prinsip kerja sama di tengah persaingan ketat Formula 1.

Norris sebelumnya sempat mempertahankan manuvernya setelah sprint berakhir. Namun, ia kemudian mengubah sikap dan mengakui bahwa keputusannya untuk mencoba menyalip Piastri merupakan sebuah kesalahan.

McLaren kini menganggap persoalan tersebut telah selesai setelah evaluasi internal dilakukan. Tim ingin seluruh anggota kembali berkonsentrasi menghadapi Grand Prix Amerika Serikat di Austin, Texas.

Lando Norris Akui Kesalahan dan Berjanji Berbenah

Norris menyadari bahwa tindakannya di Singapura telah merugikan tim. Pembalap asal Inggris tersebut menegaskan bahwa ia harus belajar dari kesalahan dan lebih mempertimbangkan dampak keputusannya terhadap McLaren.

"Saya bertanggung jawab atas kesalahan saya dan belajar dari kesalahan tersebut," ujar Norris, seperti dikutip dari Autosport, Rabu (21/10/2026).

Norris juga menegaskan bahwa McLaren menjadi motivasi utamanya setiap kali turun balapan. Ia ingin membalas kerja keras seluruh anggota tim dengan meningkatkan performa dan membuat keputusan yang lebih baik di lintasan.

Pernyataan tersebut menjadi perubahan sikap setelah Norris sempat bersikeras bahwa ruang untuk menyalip Piastri terbuka pada saat insiden terjadi. Ia kemudian meminta maaf kepada tim dan mengakui bahwa manuver tersebut seharusnya tidak dilakukan.

Insiden Norris dan Piastri Rugikan McLaren

Tabrakan antara kedua pembalap terjadi ketika mereka bersaing memperebutkan posisi keempat pada lap terakhir Sprint Race GP Singapura. Norris mencoba masuk dari sisi dalam di Tikungan 5, tetapi kedua mobil bersenggolan dan kehilangan kendali.

Akibat kejadian tersebut, Piastri tidak dapat melanjutkan sprint, sedangkan Norris harus puas finis di posisi kedelapan. Hasil itu membuat McLaren kehilangan peluang meraih poin lebih banyak dari kedua pembalapnya dalam sesi tersebut.

Pengawas balapan FIA menyelidiki insiden tersebut, tetapi memutuskan tidak menjatuhkan hukuman kepada Norris maupun Piastri. Keduanya dinilai berkontribusi terhadap kejadian yang berlangsung di lintasan.

Stella sebelumnya menyebut insiden tersebut tidak dapat diterima karena menimbulkan kerugian bagi tim. Ia juga mengingatkan bahwa McLaren harus mengutamakan kepentingan bersama, terutama ketika persaingan kejuaraan semakin ketat.

McLaren Bersiap Bangkit di GP Amerika Serikat

Setelah menyelesaikan evaluasi internal, McLaren kini mengalihkan perhatian ke GP Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA), Austin. Tim berharap karakter sirkuit tersebut dapat membantu mereka kembali bersaing dengan para rival.

Selain persoalan internal, McLaren juga menghadapi tantangan dari sisi performa mobil. Red Bull menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa seri terakhir, sementara Ferrari dan Mercedes juga tampil kompetitif.

Untuk menghadapi balapan di Austin, McLaren menyiapkan sejumlah pembaruan teknis pada mobil MCL40. Perubahan tersebut berfokus pada bagian depan mobil, peningkatan performa pengereman, serta sejumlah penyesuaian pada lantai mobil.

Direktur teknis McLaren, Rob Marshall, menyebut pembaruan itu diharapkan membantu tim mengatasi sejumlah kendala yang muncul dalam beberapa balapan sebelumnya. Dengan evaluasi internal dan pengembangan mobil yang terus berjalan, McLaren berupaya kembali ke jalur persaingan pada seri berikutnya.

Sumber: Motorsport, Autosport

 

Video Populer

Foto Populer