Sukses


Cerita Remaja Berusia 18 Tahun Menjadi Staf Pelatih Real Madrid, Sering Dipanggil Bapak

Bola.com, Madrid - Remaja berusia 18 tahun, Jordan Hadaway, sudah masuk staf pelatih Real Madrid. Pekerjaan yang bisa dibilang jarang dimiliki seseorang seusianya.

Sebagian besar remaja mencari pekerjaan sebagai pelayan restoran, toko atau meneruskan studi. Namun, tidak untuk Jordan Hadaway.

Remaja yang menimba ilmu di Liverpool Hope University itu justru sudah menjadi staf pelatih Real Madrid. Hadaway ditunjuk menjadi staf kepelatihan El Real sejak April 2019 bersama seseorang bernama, Ethan Jones.

Penunjukkan Hadaway mejadi staf pelatih tentunya bukan tanpa alasan. Dia sudah memiliki lisensi kepelatihan B UEFA. Hadaway sudah mengejar lisensi tersebut saat masih berusia 16 tahun.

Untuk seseorang seusianya lisensi tersebut bisa dibilang fantastis. Meski masih muda, Hadaway merasa percaya diri bisa dihormati para pemainnya.

"Meskipun usiaku sebaya, aku selalu merasa percaya diri untuk mendapatkan rasa hormat dari para pemuda," ujar Jordan Hadaway, seperti dilansir dari Give Me Sports, Minggu (9/2/2020).

Hadaway ingin jika para pemainnya tidak suka dengannya supaya mengatakan saja. Menariknya ada beberapa pemain yang memanggilkan bapak meski Hadaway baru berusia 18 tahun.

"Kami memiliki beberapa senior, yang tertua adalah 36 tahun. Tapi saya menjaga orang-orang yang lebih tua dekat dengan saya sementara yang lebih muda dibiarkan lebih ke perangkat mereka sendiri."

"Apakah mereka memanggilku bapak? Ya, benar, dan itu masih sangat aneh!" tutur Hadaway.

Selain sebagai staf Real Madrid, berstatus pelatih senior di klub bernama Welsh Caerwys FC. Saat ini, Welsh Caerwys FC berada di urutan keempat klasemen Premier Division Wales Utara.

 

2 dari 2 halaman

Bekerja Sama dengan Raul Gonzales

Namun, karena usianya baru 18 tahun ia jarang memimpin latihan, terutama pemain yang usianya berada di atasnya.

Kendati demikian, Jordan Hadawai mengaku senang bisa menjadi satu di antara staf Real Madrid. Hadaway bangga bisa bekerja sama dengan beberapa nama-nama mentereng seperti Raul, Alvaro Arbeloa Roberto Carlos dan Santiago Solari.

"Saya direkomendasikan klub dan menunggu saya menyelesaikan lisensi B UEFA. Sekarang, saya merupakan salah satu staf pelatih Madrid. Suatu kebanggaan bagi saya bekerja sama dengan nama-nama seperti Raul (Gonzalez), Alvaro Arbeloa, Roberto Carlos dan Santiago Solari," tandas Hadaway.

Sumber: Give Me Sports

From Tokyo to New York, Cerita Dua Pegiat Lari Indonesia di Seri Maraton Dunia

Video Populer

Foto Populer