Brace Mbappe Antar Real Madrid ke Puncak La Liga, Gol Panenka Dedikasi Khusus untuk Brahim Diaz

Jens Raven kembali merasakan pahitnya mencetak gol penting yang tidak berujung manis.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid meraih kemenangan krusial saat bertandang ke markas Villarreal pada lanjutan La Liga, Minggu (25/1/2026) WIB. Dua gol Kylian Mbappe memastikan Los Blancos menang 2-0 di Stadion La Ceramica.

Hasil ini membawa Real Madrid naik ke puncak klasemen sementara La Liga. Tim asuhan Alvaro Arbeloa tersebut memanfaatkan momen karena Barcelona baru akan menjalani pertandingan mereka pada Minggu sore melawan Real Oviedo.

Mbappe kembali menjadi pembeda dalam laga ketat tersebut. Bintang asal Prancis itu menunjukkan ketenangan, ketajaman, sekaligus sisi emosionalnya di tengah sorotan besar yang mengiringi kemenangan Real Madrid.

Tak hanya soal tiga poin, laga ini juga sarat makna personal, terutama bagi Mbappe dan rekan setimnya, Brahim Diaz.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Mbappe Jadi Pembeda di La Ceramica

Kylian Mbappe membuka keunggulan Real Madrid pada menit ke-47, tak lama setelah babak kedua dimulai. Gol tersebut memberi kepercayaan diri lebih bagi Los Blancos yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Gol kedua Mbappe lahir pada masa injury time. Setelah dijatuhkan Alfonso Pedraza di kotak penalti, Mbappe bangkit dan mengambil sendiri eksekusi penalti. Dengan penuh ketenangan, ia mengarahkan bola ke tengah gawang dengan teknik panenka, sementara kiper Villarreal Luiz Junior terlanjur menjatuhkan diri ke sisi kanan.

Dua gol tersebut memastikan kemenangan Real Madrid sekaligus menegaskan peran sentral Mbappe dalam perburuan gelar musim ini.

 

3 dari 5 halaman

Dedikasi Khusus untuk Brahim Diaz

Usai mencetak gol, kamera Movistar menangkap momen emosional Mbappe. Ia terlihat berteriak “untukmu, untukmu” ke arah rekan setimnya, Brahim Diaz, seperti dilaporkan Diario AS.

Gestur tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Mbappe kepada Brahim Diaz, yang tengah melewati periode sulit. Dalam tujuh hari terakhir, Brahim mendapat sorotan tajam setelah gagal mengeksekusi penalti panenka pada final Piala Afrika 2025 bersama Maroko melawan Senegal.

Penalti Brahim saat itu berhasil digagalkan Edouard Mendy. Maroko akhirnya kalah 0-1 lewat gol Pape Gueye, pemain yang kebetulan juga tampil bersama Villarreal pada laga di La Ceramica.

Brahim sempat menuai kritik tajam atas kegagalan tersebut dan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Namun, dukungan dari rekan-rekan setimnya di Real Madrid terus mengalir, dan aksi Mbappe menjadi simbol solidaritas di ruang ganti Los Blancos.

 

4 dari 5 halaman

Brahim Diaz Mulai Lembar Baru

Kini, Brahim Diaz berharap bisa segera melupakan insiden di Piala Afrika dan kembali fokus bersama Real Madrid. Ia merupakan salah satu pemain penting dalam skema Alvaro Arbeloa.

Menariknya, Brahim baru bekerja langsung dengan Arbeloa pekan ini. Ia sebelumnya masih membela Maroko di Piala Afrika saat Xabi Alonso dipecat dari kursi pelatih Real Madrid.

Dalam beberapa pekan ke depan, Brahim akan berusaha merebut tempat di starting XI. Namun, persaingan tidak akan mudah. Ia harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Rodrygo Goes dan talenta muda Franco Mastantuono.

Dengan performa Mbappe yang terus konsisten dan solidaritas tim yang kuat, Real Madrid kini berada dalam posisi ideal untuk melanjutkan momentum positif di puncak La Liga.

Sumber: Football Espana

5 dari 5 halaman

Persaingan di Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer