5 Rekrutan Terbaik Real Madrid Sepanjang Masa: Cristiano Ronaldo Menguasai Posisi Puncak

5 rekrutan terbaik Real Madrid dipilih berdasarkan kontribusi, prestasi, dan peran penting mereka dalam membawa Los Blancos meraih berbagai trofi bergengsi.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid dikenal sebagai klub yang selalu berusaha mendatangkan pemain-pemain terbaik dunia. Sepanjang perjalanan klub, sejumlah nama besar berhasil direkrut dan kemudian menjadi bagian penting dari era kejayaan Los Blancos.

Beberapa di antaranya bahkan berkembang menjadi legenda klub setelah mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, termasuk La Liga dan Liga Champions.

Kontribusi serta prestasi mereka membuat para pemain tersebut layak masuk dalam daftar rekrutan terbaik Real Madrid.

Berikut lima rekrutan yang dianggap paling menonjol dalam sejarah Real Madrid, seperti dikutip dari Planet Football, Sabtu (19/9/2026). 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

5. Casemiro (2013–2022)

Salah satu gelandang bertahan terbaik pada generasinya, Casemiro menjadi sosok penting di lini tengah Real Madrid yang berhasil memenangkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun di bawah asuhan Zinedine Zidane pada 2016 hingga 2018.

Mantan pemain Manchester United itu juga memenangkan Liga Champions bersama Madrid pada 2014 dan 2022, serta meraih tiga gelar La Liga.

Namun, Casemiro harus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim utama Madrid. Los Blancos baru memutuskan mempermanenkannya pada 2013 setelah menjalani masa peminjaman.

4. Luka Modric (2012–2025)

Real Madrid merekrut Luka Modric dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2012 dengan nilai transfer sekitar Rp536 miliar.

Saat itu, gelandang asal Kroasia tersebut baru berusia 26 tahun. Pada Desember 2012, Modric bahkan terpilih sebagai rekrutan terburuk musim tersebut di La Liga oleh pembaca Marca, media olahraga Spanyol yang dikenal dekat dengan Real Madrid.

Modric kemudian membungkam para pengkritiknya dan berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik sepanjang masa sekaligus arsitek kesuksesan Madrid pada era berikutnya.

Sebagai pengatur permainan di lini tengah, Modric memenangkan Ballon d'Or dan penghargaan The Best FIFA Men's Player pada 2018. Ia juga membantu Madrid meraih empat gelar La Liga dan enam trofi Liga Champions.

3. Sergio Ramos (2005–2021)

Sergio Ramos merupakan salah satu bek tengah terbaik pada abad ke-21. Real Madrid mengeluarkan sekitar Rp330 miliar untuk memboyongnya dari Sevilla pada musim panas 2005.

Saat itu, Ramos baru berusia 19 tahun. Ia kemudian berkembang menjadi pemimpin lini belakang Madrid yang meraih begitu banyak trofi.

Bek yang dikenal tangguh dan tidak ragu melakukan tekel maupun mempertaruhkan tubuhnya di setiap pertandingan tersebut mencatatkan 101 gol dan 40 assist dalam 671 penampilan bersama Real Madrid.

Selama memperkuat Los Blancos, Ramos mengoleksi lima gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.

2. Marcelo (2007–2022)

Roberto Carlos merupakan salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah Real Madrid, hingga kemudian Marcelo hadir dan meneruskan standar tersebut.

Selain legenda seperti Paolo Maldini, Marcelo juga dianggap sebagai salah satu kandidat bek kiri terbaik sepanjang masa.

Marcelo memiliki gaya bermain seperti seorang gelandang serang ketika membantu serangan. Bahkan saat bertahan, pemain asal Brasil itu tidak ragu menunjukkan kemampuan tekniknya, termasuk melakukan flick melewati kepala lawan atau Marseille turn untuk keluar dari situasi sulit.

Selama memperkuat Madrid, Marcelo memenangkan enam gelar La Liga dan lima trofi Liga Champions.

1. Cristiano Ronaldo (2009–2018)

Cristiano Ronaldo bukan hanya salah satu rekrutan terbaik yang pernah didatangkan Real Madrid, tetapi juga salah satu pemain terhebat dalam sejarah klub.

Madrid menjadikan Ronaldo sebagai pemain termahal di dunia pada saat itu setelah membayar Manchester United sekitar Rp1,43 triliun untuk mendatangkannya pada musim panas 2009.

Di Los Blancos, Ronaldo berkembang menjadi mesin gol sekaligus sosok yang sangat identik dengan penghargaan Ballon d'Or.

Ia memenangkan Ballon d'Or atau FIFA Ballon d'Or sebanyak empat kali selama membela Madrid, setelah meraih satu trofi ketika masih bermain untuk Manchester United. Ronaldo juga dua kali dinobatkan sebagai The Best FIFA Men's Player.

Selama memperkuat Madrid, Ronaldo menyabet dua gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions. Rivalitasnya dengan Lionel Messi, yang saat itu membela Barcelona, selama berkarier di La Liga juga menjadi salah satu persaingan paling sengit dan menarik antara dua pesepak bola dalam sejarah.

Sumber: TeamTalk

Video Populer

Foto Populer