Pelatih Rayo Vallecano Puas Melihat Adaptasi Cepat dan Mulus Emil Audero: Berkat Persaingan yang Sehat

Pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, senang melihat keberadaan Emil Audero di skuadnya.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, senang melihat keberadaan Emil Audero di skuadnya. Emil bisa dibilang menjadi satu di antara rekrutan sukses klub berjuluk Los Franjirrojos itu.

Emil Audero digaet Rayo Vallecano menjelang ditutupnya jendela transfer LaLiga musim panas 2026. Ia dipinjam dari klub Serie A, Como 1907 dengan durasi selama satu musim ke depan.

Tak butuh waktu lama baginya dalam adaptasi, sebab Audero langsung menjadi kiper utama Rayo Vallecano di tiga pertandingan terakhir dalam persaingan La Liga 2026.

Ia diturunkan dalam debutnya melawan Real Madrid, disusul laga melawan Espanyol, dan Osasuna. Terdekat, Emil Audero bakal kembali menjadi kiper utama Rayo saat menjamu Athletic Bilbao di kandang sendiri, Campo de Futbol de Vallecas, Minggu (11/10/2026) dini hari WIB. 

"Saya sangat senang melihat perkembangannya, karena bisa mencapai titik itu dan beradaptasi secepat itu bukanlah hal yang mudah. Menurut saya, performanya sangat baik dan perlahan-lahan ia akan terus berkembang," tutur Benat San Jose seperti dikutip dari laman Futbol Fantasy, Sabtu (10/10/2026). 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Persaingan Sehat

Menurut sang pelatih, adanya persaingan yang sehat antarpenjaga gawang di timnya ikut berpengaruh pada peningkatan kemampuan satu dengan yang lainnya. Tidak hanya Emil Audero, masih ada Dani Cardenas (kiper kedua) dan Adrian Molina (kiper ketiga), saling membantu dalam pengembangan skill mereka.

Sementara kiper utama, Augusto Batalla, masih harus menepi karena cedera panjang. Ia mengalami retak tulang dan diperkirakan baru bisa kembali ke skuad pada awal Desember mendatang.

"Harus diakui pula Dani Cardenas sangat membantunya melalui persaingan yang ketat, mengingat Dani juga merupakan kiper berkualitas tinggi. Begitu pula dengan Adrian Molina, sang kiper ketiga. Semua faktor ini turut meningkatkan kemampuan Emil Audero," tutur Benat San Jose.

"Mereka adalah para profesional hebat yang selalu bersaing sengit di setiap sesi latihan, namun di saat yang sama tetap saling menghormati dan mampu membantu rekan setim yang baru serta berasal dari lingkungan berbeda, dalam hal ini Emil, untuk beradaptasi dengan baik," tegas pelatih berusia 47 tahun itu.

Pencapaian Mengesankan

Emil Audero sedang dalam percaya diri tinggi usai mengantarkan Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menjadi bintang kemenangan dengan menggagalkan tendangan pemain Thailand dalam partai final awal pekan ini.

Timnas Indonesia menang lewat adu penalti 4-2 (2-2) atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Audero menepis sepakan Nattapong Sayriya, eksekutor keempat Thailand.

Atas pencapaian yang mengesankan tersebut, Benat San Jose mengapresiasi Emil Audero.

Ia memuji penampilan kiper berusia 29 tahun itu. Selain memberi ucapan selamat kepada Emil Audero, Benat San Jose juga masih ingat dengan sosok Jordi Amat, pemain yang masuk dalam skuad Indonesia pada ajang FIFA ASEAN Cup kemarin.

"Selamat kepada Emil dan juga seluruh pemain Timnas Indonesia atas pencapaian ini. Kami memiliki sosok yang sudah lama saya kenal, yaitu Jordi Amat, yang juga telah meraih kesuksesan," tutur Benat San Jose. 

"Saya tidak tahu apakah pesan ini akan sampai kepadanya, namun saya berharap demikian; dia pernah bermain untuk Rayo Vallecano dan juga pernah menjadi anak asuh saya saat saya melatih di Belgia. Melatihnya sungguh menyenangkan. Selamat juga untuknya," tandas Benat San Jose.

Sumber: Futbol Fantasy

Video Populer

Foto Populer