Menjamu Persijap Jepara, Persis Solo Kehilangan Saddam Husain

oleh Vincensius Sawarno diperbarui 07 Jun 2015, 12:33 WIB
ABSEN - Striker andalan Persis Solo, Saddam Husain, absen di laga krusial Piala Polda Jateng. (Bola.com/Vincensius Sawarno).

Bola.com, Solo Persis Solo terancam kehilangan striker andalan Saddam Husain saat menghadapi Persijap Jepara dalam laga pertama putaran kedua Grup A Piala Polda Jateng. Saddam terserang demam sehingga diragukan fit saat Persis menjamu lawannya di Stadion Manahan, Solo, Minggu (7/6).

Absennya mantan striker Persatu Tuban ini bisa merepotkan Persis yang mengincar kemenangan besar pada laga kandang kedua di turnamen ini. Pasalnya, Saddam sudah menunjukkan ketajamannya. Pemain yang pernah mengikuti seleksi tim nasional di bawah asuhan Alfred Riedl ini telah mengoleksi tiga gol dan untuk sementara menjadi top scorer turnamen.

Advertisement

Bila Saddam tidak fit, pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, bakal mengubah skema permainan. Striker Nanang Asripin akan menggantikan posisi Saddam sebagai ujung tombak tunggal. Sementara, Bayu Andra atau  Bayu Nugroho ditempatkan sebagai penyerang lubang.

“Saddam absen latihan karena demam. Saya berharap dia sudah sembuh dan bisa dimainkan melawan Persijap. Bila tidak fit, saya akan mengubah formasi dan menyiapkan Nanang. Sedangkan, Bayu Andra atau Bayu Nugroho menempati posisi penyerang lubang,” kata Aris.

Menurutnya perubahan itu tidak akan mengubah target Persis. Ditegaskan Aris, Persis harus bisa mencetak kemenangan besar saat tampil di kandang sendiri. Pasalnya selisih gol ikut menentukan posisi tim. Saat ini, Persis, Persijap dan PSIR Rembang sama-sama mengantungi poin tiga. Namun Persis bisa menempati posisi kedua di Grup A karena memiliki selisih gol terbaik setelah  membantai PSIR 7-1.

“Kami tetap ingin menang besar sekaligus membalas kekalahan di Jepara. Saya optimistis target ini bisa tercapai karena dukungan suporter akan membangkitkan semangat pemain,” tandasnya.

Sementara itu, Persijap akan bertahan untuk menghadapi agresivitas Persis. Pelatih Anjar Jambore Widodo telah menyiapkan strategi untuk meredam permainan ofensif Persis.

“Persis selalu bermain menyerang. Saat bermain di Semarang, mereka pun tetap brmain ofensif. Saya akan merotasi pemain karena kami mungkin fokus pada pertahanan. Saya ingin pemain berkonsentrasi penuh dan tidak melakukan pelanggaran di area terlarang. Yang jelas, kedua tim sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing lawan setelah pertemuan di Jepara,” papar Anjar.

Baca Juga:

Pelatih Persibas Beberkan Rahasia Sukses di Piala Polda Jateng

Pelatih Persibas Beberkan Rahasia Sukses di Piala Polda Jateng

PSIS Menangi Derby Pantura di Piala Polda Jateng