Tim Bubar, Kiper PSM Ini Bantu Istri Bikin Kue

oleh Abdi Satria diperbarui 13 Jun 2015, 10:26 WIB
BISNIS- Kiper PSM, David Ariyanto, menekuni bisnis penjualan kue saat kompetisi dihentikan. (Bola.com/Ahmad Latando)

Bola.com, Malang - Berbeda dengan pemain lainnya yang sibuk ikut turnamen antar kampung (tarkam) setelah kompetisi dihentikan PT Liga Indonesia, kiper PSM Makassar, David Ariyanto menghabiskan waktunya untuk membantu sang istri, Rizqa Yunita membuat pesanan kue kering di Malang.

"Mumpung tidak ada kegiatan mas. Lumayan buat tambahan. Jenis kuenya macam-macam mas seperti nastar, kastengel, putri salju dan banyak lagi. Saya tidak tahu persis namanya. He..he," ujar David kepada Bola.com.

Advertisement

Menurut David, bisnis rumahan berupa pembuatan kue dilakukannya bersama istri. Bisnis ini merupakan 'warisan' keluarga sejak lama.

"Biasanya jelang puasa dan lebaran, omzetnya meningkat. Jadi, ada hikmahnya juga kompetisi terhenti, jadi saya bisa membantu," papar David yang kebagian mengolah coklat untuk dijadikan bahan kue.

David enggan menyebut angka pasti omzet bisnis kue yang didapatkan keluarganya. "Yang pasti lumayan perputaran uangnya mas. Karena setiap hari ada aja pesanan untuk dijual. Kami ini hanya pembuat saja," jelas David.

Meski disibukkan dengan bisnis kuenya, David berharap kisruh sepakbola Indonesia segera selesai agar dirinya bersama pemain lainnya bisa kembali berkompetisi. David mengaku dirinya siap kapan saja kalau PSM kembali memanggilnya.

"Saya tetap menjaga kondisi. Tiap hari sehabis shalat Subuh, saya latihan ringan agar kondisi dan stamina tetap terjaga," tutup David.

Baca Juga: 

Abaikan Piala Kemerdekaan, PSM Pilih Gelar Turnamen Sendiri

Syamsul Chaeruddin: PSM, Tolong Bayar Tunggakan Uang Kontrak

Sambut Kabar Pencabutan Pembekuan, Manajemen PSM Tunggu PSSI