Momen-Momen Unik dan Menarik di MotoGP San Marino

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 13 Sep 2015, 21:35 WIB
SELAMAT - Valentino Rossi mendapat ucapan selamat dari dua marshal di Sirkuit Misano saat balapan MotoGP San Marino yang diwarnai banyak drama, Minggu (13/9/2015). (Reuters/Max Rossi)

Bola.com, Misano - Balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2015), benar-benar layak disebut sebagai seri paling dramatis sepanjang musim ini. Sepanjang balapan penonton disuguhi berbagai momen yang mengejutkan. Hasil balapan juga jauh dari prediksi. 

Inilah momen-momen unik di balapan MotoGP San Marino yang dirangkum Bola.com

Advertisement

Marquez Pecahkan “Kutukan” Misano 

Juara dunia dua kali di kelas MotoGP, Marc Marquez, penasaran ingin juara di MotoGP San Marino. Balapan di Sirkuit Misano ini bagaikan kutukan karena Baby Alien selalu gagal juara di sana. Sirkuit tersebut memang dikenal lebih ramah untuk motor Yamaha, bukan Honda yang jadi tunggangannya.

Rasa penasaran Marquez akhirnya terjawab tuntas hari ini. Dalam balapan yang dianggap sebagai yang paling dramatis sepanjang musim ini, Marquez akhirnya berhasil naik podium teratas.

Podium Pertama Scott Redding 

Sulit membayangkan Scott Reading bisa naik podium MotoGP dalam kondisi normal. Podium MotoGP biasanya jadi langganan para pebalap dua pabrikan utama, Yamaha dan Honda. Nama-nama seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa lah yang biasanya menguasai podium.

Namun, atas bantuan hujan yang datang dan pergi, serta lambatnya Rossi dan Lorenzo dalam mengambil keputusan untuk mengganti motor, Redding pun diuntungkan. Pebalap EG 0,0 Marc VDS tersebut akhirnya bisa mencicipi podium MotoGP untuk kali pertama. Dia finis di urutan ketiga. Yang membuat capaiannya bertambah manis, Redding sempat terjatuh di lap-lap awal. Namun, dia berhasil bangkit dan melanjutkan balapan. Kengototannya benar-benar berbuah manis.

Setelah 36 Tahun, Ada 2 Pebalap Britania di Podium

Balapan MotoGP belakangan ini lebih sering dikuasai pebalap Spanyol dan Italia. Tak heran, pemandangan di podium MotoGP San Marino hari ini sangat menarik. Ada dua pebalap Britania sekaligus yang berhasil naik podium, Bradley Smith di posisi kedua dan Scott Redding di urutan ketiga. Kejadian seperti ini kali terakhir terjadi di balapan kelas utama pada 1979 alias 36 tahun lalu. 


Dua Kali Ganti Ban Motor

Hujan di Sirkuit Misano benar-benar membuat para pebalap kalang kabut. Balapan baru mulai, hujan tiba-tiba turun. Para pebalap terpaksa ganti ban motor. Tetapi, tak lama kemudian hujan berhenti. Lagi-lagi seluruh rider harus mengganti ban motor. Sungguh penuh drama.

Pertama Gagal Podium, Rossi Tetap Senyum

Valentino Rossi pebalap yang selalu menyimpan ambisi besar saat balapan. Tak heran, dia selalu berhasil podium musim ini. Namun, rekor apik itu akhirnya patah di MotoGP San Marino, yang notabene adalah balapan “kandangnya”.

The Doctor hanya finis kelima. Namun, dia tetap tersenyum dan menyapa puluhan ribu fans setianya seusai seremoni di podium rampung. Kegembiraan Rossi sangat beralasan. Meskipun gagal naik podium, posisinya di puncak klasemen pebalap justru semakin kukuh karena pesaing terberatnya, Jorge Lorenzo, jatuh sehingga gagal menambah poin.

Baca Juga: 

Penuh Drama, Marquez Juara dan Rossi Finis Kelima

Start dari Baris Terdepan, Rossi Pede Asapi Lorenzo

5 Desain Unik yang Menghebohkan Arena MotoGP