5 Fakta Menarik Jelang Arema vs Sriwijaya FC

oleh Aning Jati diperbarui 03 Okt 2015, 14:15 WIB
Piala Presiden 2015: Arema Cronus vs Sriwijaya (Bola.com/Samsul Hadi)

Bola.com, Jakarta - Pertemuan Arema dengan Sriwijaya FC sebenarnya sudah kerap terjadi di pentas sepak bola Indonesia. Akan tetapi, pertemuan keduanya pada Sabtu (3/10/2015) petang WIB di Stadion Kanjuruhan, Malang, akan terasa lebih spesial.

Pasalnya, kedua tim bentrok demi mengamankan jalan ke partai final Piala Presiden 2015. Kemenangan tetap diburu, meski masih ada satu laga lagi yang akan dimainkan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/10/2015). Menang dan mencetak banyak gol diyakini bisa memuluskan langkah ke final. 

Advertisement

Sebelum menyaksikan duel ini, bola.com merangkum beberapa fakta menarik terkait laga Arema Cronus vs Sriwijaya FC.

1. Striker Sriwijaya FC, T.A. Musafri, berstatus mantan pemain Arema Indonesia yang pada 2012 ikut berkiprah di Indonesia Premier League (IPL) dan Piala AFC 2012. Pada masa itu Arema sedang terjadi dualisme, satu bermain di ISL satu lagi bermain di IPL. Prestasi Musafri bersama Arema IPL waktu itu adalah mencapai perempat final Piala AFC 2012.

2. Pemain sayap Arema, Arif Suyono, pernah menjadi bagian dari skuat Sriwijaya FC pada 2009-2011. Dalam dua musim kiprahnya bersama Sriwijaya FC, prestasi terbaik adalah meraih juara Piala Indonesia 2010. Selama dua musim di Sriwijaya FC, total menit bermainnya di ISL mencapai 2603 menit.

3. Sriwijaya FC pernah mencatat kemenangan besar di Stadion Kanjuruhan. Itu terjadi pada ISL 2011-2012, tepatnya pada 8 Januari 2012. Ketika itu Sriwijaya FC menang 5-1 lewat hattrick gol Hilton Moreira dan dua gol Keith Kayamba Gumbs. Satu gol Arema dicetak Arif Ariyanto. Namun, sejak ISL 2008-2009 hingga 2014, Sriwijaya FC lebih banyak kalah di markas Arema.

4. Dari lima kali pertandingan Arema Cronus selama turnamen ini, mereka kebobolan sebanyak enam gol. Dari enam kebobolan itu terbagi rata masing-masing tiga gol di babak pertama dan kedua. Kebobolan di babak pertama terjadi saat menghadapi Persela (menit ke-7) dan Bali United (menit 31 dan 44). Sedangkan kebobolan di babak kedua terjadi dalam laga melawan Sriwijaya FC (menit ke-49), PSGC Ciamis (menit ke-90), dan Bali United (menit ke- 66).

5. Dari tim semifinalis saat ini, Sriwijaya FC merupakan tim paling miskin gol. Bersama Mitra Kukar, Sriwijaya FC baru mencetak empat gol dan semua tercipta di penyisihan grup. Sedangkan di perempat final sama sekali tidak mencetak gol. Di leg pertama perempat final kalah dari Bonek FC, 0-1, dan di leg kedua menang WO 3-0. Empat gol Sriwijaya FC sejauh ini dicetak Patrich Wanggai (2 gol), Syakir Sulaiman, dan Wildansyah.

Baca Juga :

6 Fakta Menarik di Stadion GSJ usai Bonek FC Mundur

Gonzales Bersinar, Ini 6 Fakta Menarik Lain Bali United vs Arema

7 Fakta Menarik Usai Persebaya Kalahkan Sriwijaya FC 1-0