Lorenzo Beber Daftar Kesialan di MotoGP Musim Ini

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 13 Okt 2015, 12:15 WIB
Jorge Lorenzo (AFP Photo/Alberto Pizzoli)

Bola.com, Phillip Island - Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, menuding ketidakberuntungan telah merusak kansnya menjuarai balapan MotoGP musim ini. Meski telah menjadi pebalap yang paling cepat di lintasan, pria Spanyol tersebut merasa dijauhi Dewi Fortuna sehingga hasil balapan sering tak berpihak kepadanya.

Lorenzo kini tertinggal 18 poin di belakang rekan setimnya, Valentino Rossi, setelah hanya finis ketiga di balapan MotoGP Jepang, Minggu (11/10/2015). The Doctor, julukan Rossi, berhasil naik podium kedua, sedangkan gelar juara menjadi milik pebalap Honda, Dani Pedrosa. Hasil itu jadi pil pahit bagi Lorenzo karena juara dunia dua kali tersebut sempat memimpin hampir sepanjang lomba. Namun, dia disalip Pedrosa dan Rossi di lap-lap krusial.

Advertisement

“Di Qatar, saya mengalami masalah dengan helm dan di beberapa balapan lain saya sebenarnya menjadi yang tercepat di lintasan basah dan kering. Saya gagal mengambil keuntungan dari kecepatan saya untuk mendulang 25 poin pada dua, tiga atau empat balapan,” ujar Lorenzo, seperti dilansir Crash, Selasa (13/10/2015).

“Di Jepang, saya menjadi yang tercepat di trek kering dan basah. Trek yang di awal balapan basah kemudian mengering dan saya tak mampu memenangi balapan yang seharusnya bisa saya menangi. Saat ini saya masih yakin bisa juara dunia, tetapi secara umum saya adalah yang tercepat di tahun ini karena motor, kecepatan, dan konsentrasi. Tapi, situasi tidak berpihak kepada saya. Semoga hal itu bisa berubah pada balapan berikutnya,” imbuhnya.

Kegagalan Lorenzo di Motegi diduga disebabkan kondisi bannya yang memburuk setelah digeber di awal balapan. Alhasil, ketika memasuki masa-masa krusial kecepatan Lorenzo malah menurun drastis. Pedrosa dengan mudah menyalipnya, begitu juga Rossi. Lorenzo mengaku tak tahu penyebab ban motornya begitu cepat memburuk.

“Seperti yang dikatakan Valentino, mungkin penyebabnya adalah setelan, cara membalap atau saya terlalu ngotot di awal balapan. Saya tidak tahu,” kata dia.

Baca Juga: 

Bendung Rossi, Lorenzo Minta Bantuan Honda dan Ducati

Rossi Abaikan Kalkulasi Poin, Fokus Selalu Finis di Depan Lorenzo

Rossi: Hasil di MotoGP Jepang Sangat Krusial!