Ubah Lay-out Lintasan, Sentul Butuh Dana 13,6 Miliar Rupiah

oleh Diya Farida diperbarui 22 Okt 2015, 16:00 WIB
Tinton Soeprapto, Direktur Sirkuit Sentul. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Sentul - Anggaran fantastis harus disiapkan pemerintah guna memuluskan jalan Sirkuit Sentul menggelar balapan MotoGP pada musim 2017. Selain dana penyelenggaraan balapan, dana renovasi Sirkuit Sentul juga masuk dalam kalkulasi kebutuhan.

Dijelaskan Direktur Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto, sesuai dengan permintaan Dorna Sports SL yang menginginkan sirkuit aman, pihaknya wajib mengubah enam titik tikungan dari desain awal. Untuk mengubah lay-out lintasan, kubunya memerlukan dana sebesar 1 juta Dollar AS atau sekitar 13,6 miliar rupiah.

Advertisement

"Anggaran tersebut sudah termasuk pembayaran arsitek serta biaya produksi dan renovasi," kata Tinton kepada bola.com saat ditemui di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2015).

Tinton berharap, pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dapat menyegerakan jaminan pencairan dana ini.

"Karena kalau sampai November kami belum bisa menyerahkan master plan rencana sirkuit yang akan digunakan plus Letter of Intention, bisa jadi Dorna akan menunjuk negara-negara lain yang juga berminat jadi tuan rumah MotoGP, seperti Thailand dan Kazakstan," ujarnya.

"Makanya, pemerintah harus bisa bergerak cepat. Termasuk dalam menjamin payung hukum untuk rencana ini," kata Tinton menyudahi pembicaraan.

Sejarah olahraga Indonesia mencatat Siirkuit Sentul pernah menggelar ajang balap 500cc, 250cc, dan 125cc pada 1997. Kala itu, pebalap Australia, Mick Doohan tampil sebagai juara kelas 500cc yang kini bernama MotoGP.

Sementara itu, kandidat terkuat Juara Dunia MotoGP 2015, Valentino Rossi, sukses naik podium kampiun di kelas 250cc yang kini bernama Moto2.

Baca Juga:

Indonesia Gelar MotoGP 2017, Sirkuit Sentul Dibangun Maret

MotoGP Indonesia 2017: Sejarah Sentul, si Tua yang Siap Bersolek

MotoGP Indonesia 2017: Sejarah Sentul, si Tua yang Siap Bersolek