6 Faktor yang Bisa Membantu Rossi Juara Dunia

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 02 Nov 2015, 10:30 WIB
Kans pebalap Yamaha, Valentino Rossi, meraih titel juara dunia masih terbuka, meskipun cukup berat. Rossi harus tampil ngotot dan berharap dinaungi Dewi Fortuna untuk bisa meraih hasil maksimal di MotoGP Valencia, Minggu (8/11/2015). (Reuters/Olivia Harris)

Bola.com, - Segalanya tampak tak menguntungkan bagi pebalap Yamaha, Valentino Rossi, menjelang balapan penentuan di MotoGP Valencia, Minggu (8/10/2015). Apa yang lebih buruk selain kena penalti dan harus start dari posisi paling belakang di fase krusial perburuan gelar juara?

Advertisement

The Doctor memang masih unggul tujuh poin atas rivalnya dalam pacuan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo. Tapi, start dari posisi paling buncit kemungkinan membuat harapan Rossi meraih juara dunia ke-10 melayang begitu saja.

Mungkinkah Rossi bisa mempertahankan keunggulan dan menahbiskan diri jadi juara dunia? Ada enam faktor yang dinilai bisa membantu Rossi merengkuh titel juara dunia yang sangat diidamkannya. Inilah perinciannya, seperti dirangkum dari Vanity Fair.

Trek

Balapan penentuan berlangsung di Valencia yang karakternya lintasannya sulit untuk salip-menyalip. Rossi kali terakhir juara di sana pada 2004. Musim lalu dia mengawali balapan dari pole position dan akhirnya finis kedua di belakang Marc Marquez.

Jadi Rossi harus berharap trek ini kembali bersahabat seperti 11 musim lalu. Selain itu, The Doctor perlu mengeluarkan lagi spirit comeback seperti yang dipertontonkannya pada 2005. Saat itu Rossi start dari posisi ke-15, kemudian berhasil finis di peringkat ketiga. 

2 dari 3 halaman

1

Hitung-Hitungan

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi masih bersaing ketat memperebutkan gelar juara dunia. Meski tertinggal tujuh poin, kans Lorenzo menjadi juara dunia lebih cerah karena Rossi harus start daru posisi paling belakang di MotoGP Valencia. (EPA/Hendrik Schimdt)

Valentino Rossi bakal juara dunia:

- Jika Lorenzo menang, maka Rossi harus finis kedua. Finis pertama berhak atas 25 poin, kedua 20 poin, dan ketiga 16 poin.
- Jika Lorenzo finis kedua, Rossi harus berada di urutan ketiga.
- Jika Lorenzo finis ketiga, Rossi harus berada di urutan keenam atau lebih baik.
- Jika Lorenzo finis keempat, Rossi harus melewati garis finis di urutan kesembilan atau lebih baik.
- Jika Lorenzo berada di urutan kelima, Rossi hanya perlu finis di urutan ke-11 atau lebih baik
- Jika Lorenzo finis keenam, Rossi minimal harus finis di posisi ke-12.
- With Jorge Lorenzo fifth Valentino Rossi must reach at least the eleventh.
- Jika Lorenzo gagal finis, Rossi hanya perlu merampungkan balapan di posisi berapa pun. Bahkan jika Rossi juga gagal finis, dia tetap jadi juara dunia.

Hujan

Hujan yang membuat trek menjadi basah bisa mendatangkan keuntungan bagi Rossi. Jarak antarpebalap diprediksi merapat jika hujan menginterupsi balapan di Valencia. Kondisi tersebut bakal membuat misi Rossi melakukan comeback menjadi lebih mudah karena kans menyalip jadi lebih besar.

Comeback

Jika ingin melakukan comeback sempurna, Rossi harus belajar dari mantan rivalnya, Max Biaggi. Pebalap Italia tersebut pernah menyuguhkan comeback fenomenal pada 2014 di MotoGP Qatar. Biaggi memulai balapan dari posisi ke-24 dan finis di posisi keenam, alias melompat 18 posisi.

3 dari 3 halaman

2

Efek Banding

Valentino Rossi telah mengajukan banding atas hukuman yang diterimanya ke Badan Arbitrase Olahraga (CAS). Isi permohonannnya adalah penghapusan atau pengurangan poin penalti. Akibat insiden kontra Marc Marquez di Sirkuit Sepang, Rossi dijatuhi tiga poin penalti dan membuatnya harus mengawali balapan MotoGP Valencia dari posisi paling belakang.

Keputusan CAS diperkirakan turun pada 6 November, yaitu di hari pertama latihan bebas. Jika penalti tersebut dibatalkan Rossi bakal menjalani sesi kualifikasi seperti biasanya dan berpeluang start di grid depan. Jika penaltinya dikurangi, imbas hukumannya juga berubah.

Bantuan Pebalap Lain

Andrea Inanonne diprediksi masuk kubu pendukung Rossi. (Reuters/Olivia Haris)

Aksi Marc Marquez di MotoGP Malaysia memicu kontroversi karena dianggap sengaja memprovokasi Rossi. Para pebalap MotoGP pun kabarnya terpecah menjadi tiga kubu, yaitu pendukung Rossi, pendukung Marquez, dan yang memilih netral.
Tapi, mungkinkah pebalap lain bersedia membantu Rossi?

Jika berdasarkan perpecahan kubu yang terjadi, pebalap yang berpeluang membantu Rossi adalah Andrea Iannone, Danilo Petrucci, Toni Elias, Maverick Vinales, Bradley Smith, Jack Miller dan Nicky Hayden. Di sisi lain, yang kemungkinan tak mau membantu karena berada di kubu Marquez dan Jorge Lorenzo adalah Alvaro Bautista, Stefan Bradl, Hector Barbera, Yonny Hernandez, dan Dani Pedrosa.