Legenda Hidup Chelsea Banting Setir jadi Pengusaha Es Krim

oleh Arie Nugroho diperbarui 12 Nov 2015, 15:30 WIB
Legenda Chelsea, Gianfranco Zola, membuka kafe es krim Gelato Italia bernama Unico di Bromley di London Selatan pada hari Senin (9/11/2015) waktu setempat. (Daily Mail)

Bola.com, London - Gianfranco Zola meraih kesuksesan tak terkira saat masih aktif sebagai pemain. Pria asal Italia itu bertekad menularkan kesuksesan tersebut ke kafe es krim Italia miliknya.

Daily Mail melansir bahwa Zola baru saja membuka kafe es krim Gelato Italia bernama Unico di Bromley di London Selatan pada hari Senin (9/11/2015) waktu setempat.

Advertisement

Zola bukanlah satu-satunya legenda Chelsea yang hadir di pembukaan kafe tersebut. Beberapa mantan penggawa The Blues seperti Andriy Shevchenko, Roberto Di Matteo dan Dennis Wise juga terlihat berada di kafe itu. Mungkin, mereka berharap mendapatkan es krim secara gratis.

Selain mantan pemain Chelsea, Zola juga mengundang perwakilan klub likal, Bromley FC, yang diwakilkan oleh asisten pelatih Neil SMith. Smith bahkan memberikan jersey Bromley lengkap dengan nama dan nomor khas Zola, 25, kepada legenda hidup Chelsea itu.

Legenda Chelsea, Gianfranco Zola, membuka kafe es krim Gelato Italia bernama Unico di Bromley di London Selatan pada hari Senin (9/11/2015) waktu setempat. (Daily Mail)

"Kami menjual Gelato, kopi, beberapa coklat panas, dan kue tar. Saya hanya salah satu pemilik kafe ini. Ide ini tercetus setelah kami merasa muak karena harus pergi ke Bologna setiap kali ingin makan es krim," ujar Zola.

"Harga es krim kami lebih murah ketimbang di Bologna. Saya adalah pecinta es krim sejati dan itulah alasan utama mengapa saya berada di sini," ia menambahkan.

Gianfranco Zola memperkuat Chelsea pada 1996 hingga 2003. Total, pria berkebangsaan Italia itu tampil sebanyak 229 kali dan mencetak 59 gol bagi The Blues.

Gianfranco Zola mempersembahkan enam trofi sepanjang masa baktinya bersama Chelsea. Keenam gelar tersebut adalah Piala UEFA 1997 - 1998 (kini Liga Europa), Piala Super Eropa 1998, Piala FA musim 1996 - 1997, 1999 - 2000, Piala Liga Inggris 1997 - 1998, dan FA Community Shield 2000. Dedikasi dan kesetiannya membuat Zola mendapatkan gelar sebagai legenda sepanjang masa Chelsea.

Setelah memutuskan gantung sepatu pada Juni 2005, Gianfranco Zola memulai karier kepelatihannya sebagai Asisten Pelatih Timnas U-21 Italia. Setelahnya, Zola membesut West Ham United, Watford, dan Cagliari. Kini, Zola menjabat sebagai pelatih tim asal Qatar, Al-Arabi.

Sumber: Daily Mail

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini