Surabaya United: Tony Ho Tidak Dipecat, Tapi Pisah Baik-baik

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 07 Des 2015, 21:47 WIB
Tony Ho (sedang memimpin latihan) diklaim manajemen Surabaya United keluar dari tim karena tidak bersepakat dengan nomnal kontrak baru. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Surabaya - Derasnya kabar soal pemecatan Tony Ho dibantah Surabaya United. Manajemen Tim Bajul Ijo menegaskan bahwa sang asisten pelatih tidak dipecat, melainkan sepakat berpisah dengan klub dengan cara baik-baik.

Surabaya United dan pelatih asal Makassar itu sepakat tidak memperpanjang kerja sama, meski pun kontrak yang bersangkutan baru habis pada 31 Desember 2015.

Sebelumnya, di sejumlah media disebutkan dipecatnya Tony adalah buntut dari upayanya membuka borok manajemen ke media, terkait belum dibayarnya sisa kontrak Rp 200 juta plus gaji Desember 2014 sebesar Rp 30 juta.

Advertisement

Soal belum dibayarnya sisa kontrak dan gaji Desember 2014 itu manajemen Surabaya United tak menampiknya. Namun, mereka menegaskan bahwa semua kejadian ini tidak ada kaitannya dengan upaya Tony membuka masalah ini ke media. 

“Itu tidak benar, kami sudah menemui Coach Tony dan kami bicara soal kemungkinan perpanjangan kontrak. Karena tidak ada kecocokan, kami sepakat untuk mengakhiri kerja sama saat itu juga. Ia pergi bukan kami pecat,” ujar Rahmad Sumanjaya, Sekretaris Surabaya United.

Terhitung per 5 Desember ini, Tony resmi keluar dari Surabaya United dengan kompensasi pelunasan sisa uang muka kontrak dan gaji bulan Desember 2014 dan 2015.

“Kami malah membayar gajinya untuk Desember 2015, kendati masa kerjanya belum habis,” tutur Rahmad.

Manajemen Surabaya United juga menolak jika disebut tak punya itikad baik. Sebab, sisa uang muka serta gaji yang belum dibayarkan itu sudah dianggarkan. Manajemen juga berencana melunasi tunggakan itu, sekaligus melakukan pembicaraan dengan Tony soal perpanjangan kontrak pada akhir bulan Desember ini.

Sayang, Tony lebih dulu membukanya di media sehingga rencana tersebut dipercepat. Hasilnya, kedua pihak tidak sepakat untuk memperpanjang kerja sama.

Manajemen Surabaya United mengucapkan terima kasih kepada Tony yang sudah memberikan pemikiran serta tenaganya selama 10 bulan terakhir. Manajemen juga tak melupakan jasa Tony mengantarkan tim ini promosi dari Divisi Utama ke ISL pada 2013 lalu. Bagi manajemen, itu adalah jasa Tony yang tak bisa diukur dengan apa pun.

Tony To memang berjasa besar mengantarkan Persebaya Surabaya (nama lama Surabaya United) kembali ke orbit ISL pada 2013 lalu. Kala itu, Tony yang meneruskan kerja Miroslav Janu, yang mendadak meninggal dunia, berhasil membawa tim yang saat itu masih menggunakan nama Persebaya mengalahkan Persik Kediri di final Divisi Utama.