Surabaya United Ramaikan 3 Turnamen pada Awal Tahun 2016

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 10 Jan 2016, 11:00 WIB
Tim Surabaya United Saat bertanding pada laga Piala Jenderal Sudirman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (13/12/2015). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Surabaya - Surabaya United kembali mendapatkan undangan untuk mengikuti beberapa turnamen pada awal tahun 2016. Dua turnamen yakni turnamen segitiga di Riau dan Piala Wali Kota Padang pada bulan Feruari Padang telah menyertakan Surabaya United sebagai salah satu pesertanya. Memasuki bulan Maret, tim besutan Ibnu Grahan mendapatkan tawaran menjadi peserta turnamen bersejarah, Marah Halim Cup 2016.

Untuk turnamen segitiga di Riau, rencananya akan berlangsung 6-8 Februari sedangkan Piala Walikota Padang 14-16 Februari. Seusai mengikuti kedua turnamen tersebut, Surabaya United akan kembali ke Sumatera untuk ambil bagian di Marah Halim Cup 2016 yang mulai berlangsung pada 11 Maret.

“Banyak agenda semakin bagus buat kami. Minimal kami bisa menjadikan berbagai ajang ini sebagai pemanasan sebelum turun di turnamen yang lebih besar,” ujar Ibnu Grahan, pelatih kepala Surabaya United.

Advertisement

Ibnu menyambut baik datangnya tawaran dari sejumlah turnamen tersebut. Sebab, ia tak perlu repot mencarikan lawan tanding bagi anak buahnya selama persiapan. Maklum, seperti program yang disusun Ibnu, bulan Februari dan awal Maret adalah masa uji coba bagi Rudi Widodo dkk.

Selain untuk memanaskan mesin, Surabaya United juga berniat menggunakan turnamen tersebut sebagai ajang memantau perkembangan pemain barunya, baik lokal maupun pemain asing seleksi.

Selain tiga pemain lokal, Agung Prasetyo dan dua pemain lain yang belum bisa disebutkan identitasnya, Surabaya United juga berencana merekrut dua pemain asing untuk posisi striker dan gelandang serang.

Saat ini, ada empat pemain asing yang ditawarkan salah satu agen ke Surabaya United. Kabarnya, keempat legiun asing yang akan mereka datangkan berasal dari Liberia. Dari keempat pemain itu, dua di antaranya sudah pernah merumput di Indonesia, sementara dua lagi merupakan muka baru.

Dari empat pemain asing yang disodorkan namanya, hanya akan dipilih dua pemain saja. Sedangkan dua pemain lainnya yang dianggap tak memenuhi kualifikasi yang ditentukan sang pelatih akan dicoret. Hanya saja, Ibnu belum mengetahui kapan pemain asing itu akan tiba di Surabaya.

Surabaya United sendiri baru memastikan satu pemain asing untuk musim ini, yakni Otavio Dutra. Pemain asing asal Brasil kembali menjadi bagian dari skuat Surabaya United setelah hubungannya yang sempat memanas dengan CEO Surabaya United, Gede Widiade akibat pemecatan dirinya karena dianggap melanggar etika sudah mereda.

“Saya juga belum tahu. Jika didatangkan sebelum turnamen-turnamen itu, kami akan menurunkan mereka untuk dilihat kemampuannya. Siapa yang layak, akan kami rekrut,” kata Ibnu.