Ingin Gelar ISC 2016, PT LI Bentuk Perusahaan Baru

oleh Muhammad Ridwan diperbarui 17 Jan 2016, 09:05 WIB
CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono menegaskan pihaknya akan membuat perusahaan baru untuk menjalankan Indonesia Super Competition 2016. (Bola.com/Muhammad Ridwan)

Bola.com, Jakarta - CEO PT Liga Indonesia (LI), Joko Driyono, mengatakan akan membentuk perusahaan baru untuk menggulirkan Indonesia Super Competition (ISC) 2016. Keputusan tersebut diambil setelah PT Liga menggelar rapat dengan 18 klub ISL, di Hotel Park Lane, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Terobosan itu diambil PT Liga supaya event sepak bola yang diberi nama Indonesia Super Competition dapat bergulir. Maklum, jika masih menggunakan nama PT Liga, kemungkinan besar Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tidak akan mengeluarkan rekomendasi.

Advertisement

Sebab didalam PT LI, PSSI masih mempunyai saham sebesar satu persen dan sisanya dimiliki oleh klub yang ada di Indonesia. Selain itu PT Liga juga identik dengan nama induk sepak bola Tanah Air yang sudah dibekukan oleh Kemenpora.

"Catatan penting dari turnamen ini adalah interaksi kami dengan partner termasuk sponsorship. Klub akan membentuk perusahaan baru. Saat ini kami sedang mematangkan perusahaan baru itu," kata pria yang akrab disapa Jokdri tersebut.

Lebih lanjut mantan Sekjen PSSI tersebut menyatakan, perusahaan baru tersebut nantinya akan melebur menjadi satu bersama PT Liga. Namun, itu semua tergantung dengan situasi sepak bola di Tanah Air.

"Bila semua proses perizinan berjalan seperti rencana kami, maka perusahaan baru itu akan kami akuisisi kepemilikannya di bawah PT Liga," ujarnya.

Rencananya, event yang diberi nama Indonesia Super Competition akan mulai bergulir pada bulan Maret sampai dengan November 2016.