Live: Terungkap, 3 Tahun Rahmad Darmawan Dirayu T-Team Malaysia

oleh Juprianto Alexander Sianipar diperbarui 30 Jan 2016, 11:00 WIB
bola.com Goes To Malaysia 2 Kantor T-team

Bola.com, Perak - Manajer tim PBDKT T-Team, Dato Haji Mohamad Kamil bin Othman membuka rahasia tentang Rahmad Darmawan. Kamil mengungkapkan The Titans sudah menunggu kedatangan Rahmad sejak tiga musim terakhir.

Keinginan memboyong Rahmad itu pertama kali terjadi pada 2013. Namun, saat itu  T-Team gagal mendapatkan tanda tangan Rahmad karena sang pelatih ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2013.

Satu tahun berselang, tim yang berdiri 14 Juli 2006 kembali mendekati  Rahmad. Tapi, lagi-lagi T-Team harus gigit jari karena pelatih kelahiran Metro, Lampung, 49 tahun itu terkendala izin dari kesatuan TNI-AL.

Advertisement

Baru pada akhir 2015, T-Team dan RD, sapaan akrab Rahmad, berjodoh. Pelatih yang pernah membawa Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC juara liga Indonesia itu sepakat melatih T-Team selama dua musim.

Rahmad Darmawan memutuskan untuk pensiun dini dari TNI-AL dan mengambil peluang melatih di Negeri Jiran. "Sudah tiga tahun kami menunggu kedatangan Rahmad.  Selama tiga tahun itu perwakilan kami terus berkomunikasi dengan dia," ucap Kamil membuka rahasia ke bola.com yang menjumpainya di Malaysia.

Ia juga membeberkan alasan mengapa T-Team begitu ngebet mendatangkan Rahmad. Menurut pria bertubuh tambun itu, sosok Rahmad memiliki nilai lebih sebagai seorang juru racik formasi yang tidak dimiliki oleh pelatih lain.

Pelatih T-Team, Rahmad Darmawan (kiri) saat berfoto bersama dengan Manajer T-Team, Dato Haji Mohamad Kamil Bin Othman, saat acara makan bersama di Kelab Ekslusif Bandaraya Kuala Terengganu, Malaysia (25/01/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

"Kami melihat Rahmad punya kualitas tersendiri dibandingkan pelatih yang lain. Kami berkeyakinan Rahmad akan membawa perubahan bagi tim ini,"  kata Kamil optimistis.

Keyakinan itu memang amat beralasan jika melihat kiprah T-Team sepanjang pramusim. Dari tujuh laga uji coba, Makan Konate dkk. meraih enam kemenangan dan hanya  menelan satu kekalahan. Padahal, Rahmad baru mulai melatih T-Team selama 2 bulan belakangan.

Hasil apik saat pramusim akan diuji begitu T-Team menghadapi ATM FA pada play-off Malaysia Super League di Stadion Ipoh, Perak, Sabtu (30/1/2016)."Target kami bisa masuk ke Liga Super. Saya memiliki keyakinan penuh bahwa pemain yang dibawa Rahmad memiliki kualitas," ucap Dato Haji Mohamad Kamil bin Othman.

Ikuti liputan langsung bola.com menjelajahi Malaysia untuk memantau langsung kiprah pesepak bola dan pelatih asal Indonesia.