Kato Pelajari Kelemahan Daud Yordan Lewat Video

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 01 Feb 2016, 16:30 WIB
Petinju Indonesia, Daud Yordan dan petinju Jepang, Yoshitaka Kato, menghadiri jumpa pers jelang laga bertajuk "Road To The World Champions" di Senayan, Jakarta, Senin (1/2/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Petinju Jepang, Yoshitaka Kato, mengakui statusnya underdog alias tak diunggulkan saat meladeni pemegang sabuk juara WBO Asia Pasifik dan Afrika, Daud Yordan, di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (5/2/2016). Namun, Kato sama sekali tak gentar karena telah memelajari kekuatan dan kelemahan sang lawan.

Kato mengatakan pertarungan kontra Daud adalah kesempatan emas bagi dirinya. Sebagai petinju peringkat ke-12 WBO, jalan menuju gelar juara dunia masih cukup berliku. Dia meyakini kans menuju ke sana semakin terbuka jika mampu mengalahkan Daud yang kini menempati peringkat keempat.

Advertisement

“Kans jadi juara dunia makin dekat jika saya bisa mengalahkan Daud. Kesempatan itu tak mau saya sia-siakan,” ujar Kato, saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (1/2/2016).

“Peluang sekecil apapun (untuk mengalahkan Daud), akan saya manfaatkan. Meskipun seandainya peluang hanya 1 persen, yang penting peluang masih ada,” imbuh petinju yang akan melakoni pertarungan ke-37 tersebut.

Kato dikenal sebagai petinju bergaya ortodoks. Pukulan tangan kirinya bagus dan jadi andalannya. Sebelum bertarung melawan Cino, julukan Daud, dia telah berlatih selama tiga bulan. Dia mengasah strategi yang akan digunakan untuk mengalahkan petinju tuan rumah tersebut. Kekuatan dan kelemahan Daud pun telah dikantonginya. Petinju asal Jepang tersebut mengaku mempelajarinya melalui rekaman video. 

Menurutnya, Daud Yordan adalah petinju yang sangat agresif. Selalu berani maju menyerang, bukan yang bertipe pasif menunggu gempuran lawan.

“Yang jelas Daud itu petinju yang selalu ingin menyerang. Tapi saya sudah menyiapkan antisipasinyaa. Saya siap bertanding. Mudah-mudahan sabuk juara bisa saya pulang ke Jepang,” ujar petinju berusia 31 tahun ini. 

Ketika ditanya apakah ada kans menundukkan Cino secara knock out (KO), Kato menjawab dengan nada optimistis. "Kalau bisa menang KO, mungkin di atas ronde kedelapan," ujarnya.