MU Bantah Slamet Nurcahyo Gabung karena Iming-Iming Gaji Tinggi

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 05 Feb 2016, 09:00 WIB
Slamet Nurcahyo tidak ingin bicara dulu soal peluang Persebaya Surabaya juara Piala Presiden. Fokus utamanya melalui penyisihan Grup A dengan mulus dulu. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Surabaya - Setelah mengangkut tiga pemain Surabaya United, Madura United (MU) kembali mengangkut satu lagi pemain tim besutan Ibnu Grahan itu. Tak main-main, pemain diboyong merupakan andalan Surabaya United, Slamet Nurcahyo.

Masuknya Slamet membuat pelatih MU, Gomes de Oliveira, semakin tenang. Gomes sangat berharap bisa mendapatkan pemain yang memiliki kemampuan mumpuni semacam Slamet.

Kabarnya Madura United memboyong gelandang flamboyan ini dengan bandrol yang cukup tinggi. Selain gajinya yang lebih besar tiga kali lipat dibanding di Surabaya United, Slamet juga mendapatkan uang muka puluhan juta rupiah. Wajar bila sang pemain memilih berlabuh ke klub yang baru saja diakuisisi oleh Achsanul Qosasi ini.

Advertisement

Manajer Madura United, Haruna Soemitro, membenarkan kepindahan Slamet. Hanya, Haruna tak mau menyebutkan berapa besaran kontrak dan gaji sang pemain. Haruna menyatakan keputusan Slamet ke MU bukan semata-mata soal uang, tapi karena kedekatan Slamet dengan Achsanul.

Keduanya memang pernah bekerja sama ketika Achsanul menjabat sebagai CEO sekaligus manajer Madura United di musim 2013 dan Slamet menjadi pemain andalan Persepam MU. Masuknya Slamet ke MU merupakan reuni baginya dengan bos MU itu. Penuturan Haruna ini sekaligus bantahan bahwa berlabuhnya Slamet ke MU karena faktor kontrak dan gaji yang jauh lebih besar.

Kendati sudah dipastikan menyeberang ke MU, Slamet hingga kini belum mengikuti latihan dengan tim barunya itu. Pada Kamis hingga akhir pekan ini, Slamet berada di Solo dan Sleman untuk tampil di laga amal.

Kepergian Slamet membuat derita SU semakin besar. Pasalnya, beberapa pemain lain yang sampai saat ini masih bertahan ada yang belum bersedia menandatangani kontrak baru yang disodorkan manajemen. Tentu hal ini membuat manajemen MU semakin puyeng karena harus ancang-ancang mencari pengganti mereka jika mereka sewaktu-waktu memilih pergi.

Akan tetapi, saat dikonfirmasi, manajemen tak mau menyebutkan siapa saja pemain yang ada di mes Surabaya United dan belum terikat kontrak.

Berita Terkait