Johan Cruyff di Mata Pemain dan Pelatih Barcelona

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 25 Mar 2016, 10:43 WIB
Pep Guardiola, Eusebio Sacristan, hingga Ronald Koeman berbicara mengenai sosok Johan Cruyff. (bola.com/Rudi Riana)

Bola.com, Barcelona - Mantan pemain Barcelona, Josep Guardiola, Eusebio Sacristan, hingga Ronald Koeman memuji sosok Johan Cruyff. Bagi ketiganya, Cruyff adalah pelatih yang mampu membawa perubahan bagi sepak bola. 

Advertisement

Legenda timnas Belanda itu sempat membaktikan dirinya sebagai pelatih usai memutuskan gantung sepatu pada 1 Juli 1994. Barcelona dan Ajax Amsterdam adalah dua klub yang sempat merasakan tangan dingin Cruyff.

"Semua pelatih yang pernah bekerja sama dengan saya sangat berpengaruh. Akan tetapi, hanya Cruyff yang membekas dalam ingatanku. Dia tidak menerapkan taktik yang rumit dalam sesi latihan dan membantu saya memahamai hal-hal rumit setelah pertandingan," kata Guardiola.

Selama delapan tahun menangani El Barca dari 1988 hingga 1996, Cruyff banyak menangani pemain-pemain hebat seperti Guardiola, Eusebio, dan Koeman. Bersama mereka, tim asal Catalan itu mampu meraih trofi Piala Champions perdana pada musim 1990-1991.

"Selama waktunya di Spanyol, Cruyff mampu mengubah sepak bola Spanyol dan para pendukung Barcelona. Dia memperkenalkan gaya permainan seorang diri, yang saat ini diterapkan timnas Spanyol dan Barcelona. Itu adalah sebuah revolusi," puji Eusebio.

"Dia meletakkan pondasi permainan yang saat ini diterapkan Barcelona. Dia bertanggung jawab atas perubahan besar positif yang terjadi di klub itu, sekaligus menghentikan dominasi Real Madrid," tutur Koeman.

Di sisi lain, legenda Manchester United, Eric Cantona merasa Cruyff adalah pemain yang memiliki skill komplet dan meraih semua hal dalam sepak bola. Sebab, pria dengan nama lengkap Hendrik Johannes Cruijff itu adalah sosok penting saat membantu Ajax meraih tiga trofi Piala Champions selama tiga musim beruntun.

"Saya mencintai Belanda tahun 70-an, mereka mampu menarik perhatian saya dan Cruyff adalah yang terbaik. Dia merevolusi sepak bola. Ajax mengubah gaya bermainnya dan dia sosok di balik semua itu. Bahkan, Cruyff bisa menjadi yang terbaik di semua lini jika menginginkannya," ucap Cantona.

Johan Cruyff meninggal dunia pada usia 68 tahun di Barcelona, Spanyol, Kamis (24/3/2016). Cruyff tutup usia karena mengidap penyakit kanker paru-paru.

Sumber: Sky Sports

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait