Tinggalkan Espanyol, Evan Dimas Tak Sabar Main di SU Bhayangkara

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 15 Apr 2016, 08:00 WIB
Evan Dimas Darmono akan meninggalka Espanyol B pada 18 Mei 2016. Ia bakal menjadi kekuatan Surabaya United Bhayangkara. (Bola.com/Istimewa-Fahmi Vivaldi)

Bola.com, Barcelona - Merger antara Surabaya United dengan PS Polri yang melahirkan Surabaya United Bhayangkara sudah sampai ke telinga bintang muda sepak bola Indonesia Evan Dimas.

Pemain yang saat ini sedang menjalani program pengembangan bersama RCD Espanyol B itu pun menanggapi positif penggabungan kedua klub itu menjadi satu. 

Tak mendapat kontrak permanen di Espanyol, Evan antusias menyambut klub baru dan ia tak sabar bermain kembali bersama rekan-rekannya. Tentu saja, kompetisi reguler yang sangat dinantikan Evan terlaksana tanpa kendala.

Menurut Evan, dengan masuknya PS Polri di Surabaya United, ia yakin posisi Surabaya United semakin kuat. “Saya sangat senang mendengar kabar ini karena banyak hal positif yang bisa diambil dari merger ini,” tutur eks kapten Timnas U-19 era Indra Sjafri itu.

Beberapa hal diyakini Evan semakin kukuh adalah masuknya sejumlah petinggi PS Polri ke dalam jajaran manajemen tim ini. Minimal, keberadaan orang PS Polri di Surabaya United Bhayangkara ini meringankan beban manajemen tim dalam mengelola klub tersebut. 

Advertisement

Seperti diketahui, sepanjang musim lalu semua urusan dikendalikan oleh Gede seorang. Mulai dari manajemen, administrasi, hingga keuangan harus ditanggung sendiri oleh Gede. Tapi di musim ini, beban Gede dipercaya Evan lebih ringan karena pemilik sahan Surabaya United itu akan dibantu oleh petinggi PS Polri. 

Tak sebatas itu, Evan mengaku lega dengan terealisasinya merger kedua klub tersebut. Setidaknya, ini bisa berimbas pada dukungan suporter. Dengan meleburnya Surabaya United dengan PS Polri ini bisa dipastikan klub tersebut bakal mendapat dukungan penuh dari anggota Polri. 

“Kalau dulu kering penonton di setiap pertandingan yang kami jalani, baik kandang maupun tandang, nanti pasti meningkat tajam. Karena selain suporter murni, baik Bonek Mania serta Deltamania, masih ada anggota Polri yang jumlahnya ribuan dan tersebar di seantero Indonesia,” ujar Evan.

Evan pun tak sabar ingin bermain dengan tim ini di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 nanti. Maklum, ia sudah membayangkan betapa bersemangatnya jika bermain di tengah-tengah dukungan besar suporter Surabaya United Bhayangkara.

“Pasti atmosfer pertandingan Surabaya United Bhayangkara bagus,” ujar Evan Dimas, jebolan klub Mitra Surabaya (klub internal Askot PSSI Surabaya).