Jose Mourinho: Sepak Bola Indonesia Amat Bergairah

oleh Ario Yosia diperbarui 11 Mei 2016, 13:00 WIB
Jose Mourinho bersama bintang klub Chelsea saat menghadiri konfrensi pers tur ke Indonesia pada 2013 silam. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Jakarta - Berita menghebohkan soal rencana Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mendatangkan Jose Mourinho untuk menukangi Timnas Indonesia jadi santapan hangat media-media Inggris. Mereka menganalisa opsi pekerjaan yang bakal dipilih oleh pelatih asal Portugal tersebut. Selain Manchester United, The Special One memiliki kemungkinan menukangi Tim Merah-Putih.

Daily Mail pada Selasa (10/5/2016) memberitakan bahwa tawaran melatih Timnas Indonesia menjadi sebuah hiburan bagi Mourinho, di saat negosiasi sang pelatih dengan MU masih belum mencapai titik terang. Tim Setan Merah disebut masih mempertimbangkan opsi mempertahankan Louis van Gaal. 

Pernyataan Imam Nahrawi tentu melegakan bagi pelatih yang dipecat Chelsea pada akhir tahun lalu itu. Namanya masih menjual di pasaran internasional.

Belum ada komentar resmi yang dilontarkan Mourinho, menyangkut tawaran dari Indonesia. Pelatih yang memenangi Liga Champions bersama Inter Milan tersebut saat ini sedang berada di Meksiko City untuk menghadiri Kongres Tahunan FIFA.

Mourinho diketahui sebagai salah satu pendukung Presiden FIFA, Gianni Infantino. Ia pun aktif ikut membantu kampanye figur yang menggantikan Sepp Blatter yang tersandung kasus korupsi.

Eks asisten pelatih Bobby Robson di Barcelona itu tercatat dua kali datang ke Indonesia. Yang pertama ia diundang pada 13-14 Juni 2012 atas undangan konglomerat asal Singapura, Peter Lim dan koleganya sejumlah pengusaha asal Indonesia.

Setahun berselang, tepatnya 25 Juli 2013, ia kembali datang ke Jakarta bersama klubnya Chelsea. Saat bertanding melawan Indonesia XI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, The Blues menang telak 8-1. Tim Merah-Putih dilatih oleh Rahmad Darmawan, yang notabene fans berat Mourinho.

Advertisement

Mou, yang dikenal sebagai sosok kontroversial mengaku terkagum-kagum terhadap fanatisme yang ditunjukkan penggila sepak bola Indonesia. "Saya tidak pernah membayangkan betapa banyak fans mereka. Di Indonesia, kami harus membatalkan latihan terbuka satu hari sebelum laga dimulai karena pihak kepolisian tidak mampu mengkoordinir penonton yang  kira kira mencapai 100.000 orang," ucap pria asal Portugal itu.

"Penonton di sini fantastis dan sangat bergairah dalam sepak bola. Riuh penonton di sini sangat luar biasa,"  cerita Mourinho dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Menurut pelatih Chelsea itu, hasil pertandingan tersebut bukan sesuatu yang penting meskipun anak asuhnya mampu meraih kemenangan telak. The Special One menilai kedua tim memang memiliki perbedaan kualitas yang besar pada laga tersebut.

"Ada perbedaan kualitas yang cukup besar pada laga ini. Satu tim dihuni pemain-pemain terbaik Eropa, sementara tim lainnya masih belum memiliki  pengalaman," ujarnya saat konferensi pers usai pertandingan.

Nakhoda kelahiran Setubal, Portugal, 26 Januari 1963 tersebut kala itu juga memberi masukan buat Timnas Indonesia. "Saya pikir tim Anda (Indonesia) harus bermain dengan semangat tinggi. Itu adalah cara yg terbaik untuk membuat tim  Anda lebih baik," jelas Mourinho dalam jumpa pers usai pertandingan.

"Bermain dengan kebanggaan membela tim nasional dan mewakili negara Anda. Jika  Anda sudah memiliki itu, maka Anda akan lebih kuat dari kemampuan sebenarnya. Bahkan, jika tak punya potensi yang bagus karena lawan Anda kuat. Jika Anda bisa bermain dengan kebanggaan, maka Anda bisa lebih baik," Mourinho melanjutkan.

Akankah Jose Mourinho benar-benar bisa digaet oleh Menpora, Imam Nahrawi, untuk menukangi Timnas Indonesia? Atau ternyata pernyataan sang menteri hanya pepesan kosong saja.

Berita Terkait