Ingin Bela Timnas Lagi, Andik Komentari Ide Menpora soal Mourinho

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 13 Mei 2016, 08:00 WIB
Andik Vermansah berharap kariernya di Malaysia ini menjadi pelecut semangat bagi pesepakbola muda Indonesia untuk lebih berkembang. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Selangor - Meski saat ini bermain di kompetisi Malaysia, bintang Selangor FA asal Indonesia, Andik Vermansah mengaku senang setelah mengetahui Surat Keputusan pembekuan PSSI dicabut oleh Menpora Imam Nahrawi.

Ia tak memungkiri, pembekuan PSSI oleh Menpora membuatnya prihatin. Maklum, tak sedikit nasib rekan-rekannya di Indonesia, khususnya di Surabaya yang tak menentu akibat konflik antara Menpora dengan PSSI.

Kebahagiaan Andik semakin besar karena pencabutan pembekuan PSSI itu membuat peluangnya membela timnas kini kembali terbuka. Meski, realisasi akan hal tersebut baru akan terjadi jika FIFA mencabut sanksi kepada Indonesia yang dijatuhkan pada 30 Mei 2015.

Advertisement

Bagi Andik, tidak ada kebanggaan yang lebih besar selain bisa bergabung dengan Timnas. Pasalnya, memakai kostum dan bermain untuk Timnas adalah harapan tertinggi bagi seorang pemain sepak bola macam dirinya.

“Siapa sih yang tidak ingin memperkuat Timnas. Saya ini orang Indonesia tulen dan sudah sepatutnya ingin memperkuat Timnas di kancah internasional,” tutur Andik.

Pencabutan pembekuan PSSI juga menjadi pembicaraan hangat di Malaysia, khususnya bagi para WNI yang tinggal di Negeri Jiran dan juga di kalangan pemain. Andik juga mendapatkan banyak pertanyaan dari sesama WNI di Malaysia. Rekan-rekan setimnya di Selangor juga banyak pencabutan sanksi tersebut.

“Itu yang saya tangkap di sini, maklum di Selangor banyak WNI. Teman-teman setim pun tanya ke saya soal pencabutan pembekuan ini dan mereka berharap saya bisa main di Timnas lagi,” sebut Andik.

Topik yang tak kalah hangat adalah kabar soal ide gila Menpora, Imam Nahrawi yang ingin merekrut eks pelatih Chelsea asal Portugal Jose Mourinho maupun manajer Chelsea saat ini Guus Hiddink. Menurut Andik, kabar itu sangat menggemparkan di Malaysia.

Banyak kabar yang sampai di telinga Andik mengenai rencana Menpora itu, namun tak sedikit yang mempertanyakan niat Menpora itu. “Saya sendiri lebih baik menunggu dan melihat saja. Soal kabar apa pun saya tampung saja. Saya takut salah karena masalah ini sangat sensitif," ia menuturkan. "Pada prinsipnya, selama itu bertujuan baik, saya akan ikut merasa senang."

 

 

Berita Terkait