Indonesia Open: Anthony Gagal Balas Dendam ke Jorgensen

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 01 Jun 2016, 12:30 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting, kalah dari Jan O Jorgensen 20-22, 23-25, di babak pertama Indonesia Open 2016, Rabu (1/6/2016). (PBSI)

Bola.com, Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting, gagal membalas dendam atas kekalahan kontra pemain Denmark, Jan O Jorgensen, di final Piala Thomas 2016. Pada laga babak pertama Indonesia Open Super Series Premier, Rabu (1/6/2016), Anthony takluk 20-22, 23-25, dari ganda nomor lima dunia tersebut.

Pertandingan gim pertama berlangsung sangat ketat. Kedua pemain sama-sama tampil agresif sehingga terus terjadi kejar-mengejar poin. Meski Jorgensen beberapa kali memimpin, margin poinnya tak pernah lebar.

Advertisement

Pada skor 17-17, Anthony agak lengah. Alhasil, Jorgensen mampu mendulang tiga poin beruntun. Saat Jorgensen tinggal membutuhkan satu poin kemenangan, Anthony mampu bangkit. Dia berhasil memaksakan skor hingga menjadi deuce 20-20. Sayangnya, momentum itu gagal dipertahankan Anthony untuk memastikan kemenangan. Berkat ketenangannya, Jorgensen akhirnya mampu menyudahi gim ini dengan skor 22-20.

Gim kedua juga berlangsung tak kalah ketat. Anthony ngotot mengejar kemenangan demi mememaksakan gim ketiga. Namun, Jorgensen sama sekali tak mengendurkan permainan. Alhasil, aksi kejar mengejar poin kembali tersaji.

Gim ini pun kembali ditandai dengan deuce. Lagi-lagi, Anthony gagal memaksimalkan peluang. Tiket ke babak kedua pun menjadi milik Jan O Jorgensen.

Dengan hasil ini, Anthony gagal membalas kekalahan kontra Jorgensen di final Piala Thomas, pada bulan lalu. Saat itu, Anthony yang dipercaya turun pada laga ketiga takluk dari Jan O Jorgensen dua gim langsung 17-21, 12-21. Indonesia akhirnya menyerah dari Denmark dengan skor 2-3.