Kalahkan Wang Yihan, Tai Tzu Ying Cetak Sejarah di Indonesia Open

oleh Muhammad Wirawan KusumaOka Akhsan diperbarui 05 Jun 2016, 19:00 WIB
Tai Tzu Ying, merebut gelar Indonesia Open Super Series Premier 2016 setelah mengalahkan Wang Yihan pada partai final, Minggu (5/6/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying, membuat kejutan pada final Indonesia Open Super Series Premier 2016, Minggu (5/6/2016). Ying keluar sebagai juara setelah mengalahkan unggulan keempat, Wang Yihan, dengan skor 21-17, 21-8.

Advertisement

Pemain berusia 21 tahun ini pun menciptakan sejarah. Dia menjadi tunggal putri Taiwan pertama yang menjadi kampiun pada ajang Indonesia Open.

Namun, Ying bukan satu-satunya wakil Taiwan yang pernah menjadi juara pada ajang ini. Pada tahun 2010, ganda putra Taiwan, Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu, juga menyabet gelar setelah mengalahkan pasangan Korea, Cho Gun-woo/Kwon Yi-goo, dengan skor 21-16, 21-15.

Tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying merebut gelar Indonesia Open Super Series Premier 2016 setelah mengalahkan Wang Yihan pada partai final, Minggu (5/6/2016). Tai Tzu Ying menang 21-17, 21-8. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Kesuksesan Ying menjadi juara memang di luar dugaan. Berstatus non-unggulan, dia melaju ke final setelah menyingkirkan para unggulan.

Unggulan yang jadi korban pertama adalah Li Xuerui. Unggulan ketiga asal China itu didepak dengan kemennangan 21-18, 21-18.

Pada babak perempat final, giliran unggulan kelima asal Jepang, Nozomi Okuhara, yang disingkirkan. Ying menang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-18, 13-21, dan 21-8.

Unggulan keenam asal China, Wang Shixian, menjadi korban selanjutnya. Ying mengalahkan Shixian dengan skor 18-21, 21-19, 21-16 pada babak semifinal.

Di final, Tai Tzi Ying sebenarnya tak diunggulkan untuk menang. Apalagi Wang Yihan lolos ke final dengan mengalahkan unggulan pertama, Carolina Marin, pada babak semifinal. Namun, semua prediksi di atas kertas mampu dipatahkan peraih gelar BWF Super Series Finals 2014 tersebut.

"Saya senang sekali bisa juara di sini. Jujur saya tak menyangka bisa masuk final. Kunci kemenangan saya adalah latihan keras dan dukungan suporter Indonesia yang ramah. Saya juga unggul stamina karena Wang Yihan sepertinya kelelahan setelah menjalani laga semifinal yang ketat," kata Tai Tzu Ying selepas laga.