Sukses Gantikan Gathuessi, Zalnando Kian Termotivasi di SFC

oleh Juprianto Alexander Sianipar diperbarui 06 Jun 2016, 17:35 WIB
Bek kiri Sriwijaya FC, Zalnando semakin bersemangat memberikan memberikan kemampuan terbaik setelah selalu diturunkan dalam tiga laga beruntun di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Palembang - Bek kiri Sriwijaya FC, Zalnando mencuri perhatian pada pekan-pekan awal Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Bersama Laskar Wong Kito, pemain berusia 20 tahun tampil apik dalam menjaga sisi kiri pertahanan.

Mantan pemain Timnas U-23 di SEA Games 2015 pertama kali diturunkan saat Sriwijaya FC menang telak 5-0 atas Madura United pada pekan ke-3 TSC 2016, 15 Mei 2016. Setelah itu, peran Zalnando di posisi bek kiri tak tergantikan pemain lain.

Advertisement

Ia bermain selama 90 menit saat Sriwijaya FC menang tipis 1-0 atas Bhayangkara Surabaya United dan imbang 0-0 dengan Mitra Kutai Kartanegara, 29 Mei 2016. Zalnando sudah bermain selama 270 menit hingga pekan ke-5 TSC 2016.

Sang pemain pun semringah dengan kepercayaan besar yang diberikan pelatih, Widodo Cahyono Putro. Maklum, ia berhasil menggeser posisi Wildansyah untuk menempati posisi yang ditinggalkan pemain asing, Thierry Gathuessi yang dilepas karena sakit.

"Saya senang dan sekarang lebih termotivasi untuk menunjukkan kontribusi yang lebih besar lagi untuk Sriwijaya FC," ujar Zalnando kepada bola.com.

Pemain jebolan Sriwijaya U-21 itu pun tidak merasa kaget dengan kepercayaan besar yang diberikan Widodo. Ia justru mengaku semakin bersemangat untuk memberikan kemampuan terbaik bersama Laskar Wong Kito.

"Kalau gugup sama sekali tidak karena saya juga sudah berlatih dengan keras. Intinya, saya semangat dan ingin menunjukkan apa yang sudah dilatih," ia menuturkan.

Dengan penampilannya saat ini, kans bek muda Sriwijaya FC itu dipanggil memperkuat timnas juga terbuka. Ia bakal bersaing dengan beberapa pemain senior macam Tony Sucipto, Rizky Pora hingga Alfarizi.

"Angan-angan bela timnas pasti ada, makanya saya berusaha menampilkan performa terbaik," kata Zalnando mengakhiri.