Jerome Boateng Waspadai Isu Teror Piala Eropa 2016

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 08 Jun 2016, 23:32 WIB
Kapten Jerman Bastian Schweinsteiger (kanan) dan bek Jerman Jerome Boateng bersiap memulai babak kedua pertandingan melawan Timnas Skotlandia di Hampden Park , Glasgow , Skotlandia, Senin (7/9/2015). (Reuters/Russell Cheyne)

Bola.com, Berlin - Bek tim nasional Jerman, Jerome Boateng, mengaku khawatir dengan berbagai isu teror di Piala Eropa 2016. Boateng pun mengungkapkan, tak mengizinkan keluarganya untuk menonton langsung pertandingan di stadion.

Advertisement

Serangan teror yang terjadi di Prancis pada November 2015 menimbulkan kekhawatiran atas penyelenggaraan Piala Eropa 2016. Hal itu semakin bertambah setelah Intelijen Republik Federal Jerman meramalkan akan terjadinya serangan pada turnamen elit Eropa tersebut.

Amerika Serikat bahkan mengeluarkan travel warning bagi warganya yang ingin mengunjungi Prancis. Padahal, tim tuan rumah sudah menjamin keamanan dari Piala Eropa dengan mengerahkan 100 ribu personel.

"Keluarga dan anak saya tidak akan mengunjungi stadion. Resikonya terlalu besar," kata Boateng.

"Saya hanya ingin memikirkan sepak bola selama turnamen dan saya merasa lebih baik ketika tahu keluarga saya tak berada di dalam stadion," ucap pemain Bayern Munchen tersebut.

Tim nasional Jerman tergabung di dalam Grup C bersama Ukraina, Polandia, dan Irlandia Utara. Pasukan Joachim Low itu akan mengawali laga pembuka melawan Ukraina di Stadion Stade Pierre-Mauroy, Lille pada 12 Juni 2016. 

Sumber: Soccerway

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini