Podolski Kritik Format Piala Eropa 2016

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 29 Jun 2016, 13:52 WIB
Lukas Podolski mengritik format Piala Eropa 2016. (AFP)

Bola.com, Bordeaux - Penyerang tim nasional Jerman, Lukas Podolski, mengritik format Piala Eropa 2016 yang memainkan 24 tim di fase grup. Menurut dia, hal tersebut merupakan sebuah keputusan yang konyol.

Advertisement

Penggunaan 24 tim di babak fase grup menjadi yang pertama sejak Piala Eropa pertama kali dimainkan pada 1960. Jumlah tersebut dibagi menjadi enam grup yang terdiri dari empat tim.

Pada babak selanjutnya, sebanyak 12 tim lolos langsung karena mengantongi status juara dan runner-up grup. Untuk melengkapi babak 16 besar, UEFA memilih empat tim yang berstatus sebagai peringkat ketiga terbaik.

Klik di sini untuk mengikuti laporan langsung Bola.com dari Prancis

Hal inilah yang dikeluhkan oleh Podolski. Sebab, tim-tim yang menghuni posisi tiga harus menunggu terlebih dahulu hingga berakhirnya semua laga di babak penyisihan grup untuk mendapat kepastian lolos atau tidaknya ke babak 16 besar.

"Fase grup Piala Eropa 2016 sedikit terasa aneh, karena UEFA melakukan beberapa hal konyol dengan sistemnya. Ini bukan soal tim-tim lemah, melainkan soal keputusannya. Beberapa tim harus menunggu hingga tiga hari di markas mereka untuk keputusan lolos atau tidak ke babak selanjutnya," kata Podolski.

"Anda kalah pada dua pertandingan awal dan Anda masih memiliki kesempatan untuk lolos ke babak berikutnya. Jadi, agak membingungkan meski tak masalah untuk kami," ucap pemain berusia 31 tahun tersebut.

Jerman sukses melaju ke babak perempat final Piala Eropa 2016 usai menyingkirkan Republik Irlandia dengan skor 4-0 (26/6/2016). Der Panzer kini akan menjajal kekuatan Italia pada laga yang akan digelar di Nouveau Stade de Bordeaux, Bordeaux (2/7/2016).

Sumber: Sky Sports

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini