Remuk, Timnas Malaysia Ditinggal Pensiun Dini Pemain Lagi

oleh Aning Jati diperbarui 14 Jul 2016, 11:30 WIB
S. Kunanlan mengikuti jejak Safiq Rahim dan Aidil Zafuan pensiun dini dari Timnas Malaysia. (Bola.com/FAM)

Bola.com, Johor Bahru - Saat keterkejutan elemen sepak bola di Malaysia dengan keputusan pensiun dini Safiq Rahim dan Aidil Zafuan dari timnas Malaysia belum hilang, pada Kamis (15/7/2016) pagi waktu setempat, penggemar sepak bola di Negeri Jiran kembali dikagetkan dengan pengumuman pensiun yang kali ini dinyatakan Subramaniam Kunanlan.

Publik sepak bola negara tetangga Indonesia itu heboh karena sama seperti Safiq Rahim dan Aidil Zafuan, S. Kunanlan saat ini tercatat bermain di klub elite Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Pengumuman S. Kunanlan pensiun dari timnas Harimau Malaysia juga sama persis dengan dua koleganya itu. Diumumkan secara resmi melalui situs resmi dan akun media sosial klub serta hanya berselang dua hari dari mundurnya Safiq Rahim dan Aidil Zafuan. S. Kunanlan juga terbilang pensiun dini karena usianya masih 29 tahun.

Dalam salam perpisahannya, eks gelandang Selangor FA ini menyebut laga uji coba melawan Fiji dalam Jelajah Ocenia pada 26 Juli 2016 jadi akhir kiprahnya bersama timnas Malaysia.

"Saya memutuskan pensiun untuk mewakili negara melalui timnas. Saya sangat bangga bisa mengenakan jersey timnas mewakili negara sejak di timnas U-23. Terima kasih atas dukungan dan arahan yang diberikan pada saya selama ini. Saya sangat menghargai hal itu," ujar pemain kelahiran 15 September 1986 itu.

Advertisement

Sama seperti Safiq Rahim dan Aidil Zafuan, kontribusi S. Kunanlan di tim Harimau Malaysia terbilang vital. Ia jadi bagian saat timnas U-23 Malaysia memenangi medali emas SEA Games 2009 di Laos, ketika Malaysia mengalahkan Indonesia di final Piala AFF 2010, serta saat Malaysia jadi runner-up Piala AFF 2014.

Keputusan pensiun dini tiga pemain itu kini membuat JDT hanya menyisakan beberapa pemain di jajaran pemain timnas Malaysia jelang Piala AFF 2016, semisal Mahali Jasuli dan Amri Yahyah.

Di sisi lain, mundurnya tiga pemain JDT itu menimbulkan tanda tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Pasalnya, tidak hanya Safiq Rahim, Aidil Zafuan, dan S. Kunanlan saja yang mundur dalam waktu hampir bersamaan.

S. Kunanlan mengikuti jejak Safiq Rahim dan Aidil Zafuan pensiun dini dari Timnas Malaysia. (Bola.com/JDT Facebook)

Tiga pemain langganan timnas Singapura yang saat ini bermain untuk klub juara bertahan Piala AFC itu, yakni Hariss Harun, Shahril Ishak, dan Baihakki Khaizan juga tidak dipanggil pelatih timnas the Lions, V. Sundramoorthy, dalam pemusatan latihan di Singapura dan Jepang, mulai 11 Juli hingga akhir Juli nanti.

Belum diketahui apakah situasi ini menyiratkan tarik ulur kepentingan klub dan timnas juga terjadi di Negeri Jiran mengingat JDT saat ini fokus pada perebutan gelar juara Malaysia Super League serta Piala Malaysia. JDT juga berambisi mempertahankan Piala AFC setelah gagal dalam play-off Liga Champions Asia 2016-2017.

Pemilik JDT yang juga Putra Mahkota Kesultanan Johor, Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, belakangan juga kerap melontarkan pernyataan-pernyataan bernada kontroversial terhadap perkembangan sepak bola di negaranya.

Hanya yang jelas, mundurnya satu lagi pemain membuat pelatih timnas Malaysia, Ong Kim Swee, pusing tujuh keliling karena lagi-lagi ia harus mendapatkan pengganti sepadan dan menyusun kekuatan timnya di sisa waktu yang ada sebelum tampil di Piala AFF 2016.