Kirim 28 Atlet ke Olimpiade 2016, Satlak Prima Klaim Capai Target

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 14 Jul 2016, 18:15 WIB
Indonesia dipastikan mengirim 28 atlet ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Kontingen Olimpiade Indonesia akan diperkuat 28 atlet pada ajang Olimpiade 2016 Rio de Jeneiro, Brasil, 5-21 Agustus 2016. Jumlah ini diakui Wakil Ketua I Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Lukman Niode, sudah memenuhi target.

Advertisement

Seperti diketahui, Satlak Prima menargetkan jumlah atlet yang lolos ke Rio de Janeiro melebihi Olimpiade 2012 London. Pada Olimpiade empat tahun lalu tersebut, Indonesia diperkuat 22 atlet terdiri dari 19 atlet lolos melalui babak kualifikasi dan 3 atlet dengan fasilitas wildcard.

"Target awal Satlak Prima sudah terpenuhi. Kini, kami berharap target mengembalikan tradisi medali emas di Olimpiade Rio de Jeneiro bisa terwujud," kata Lukman Niode, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Lukman Niode menambahkan fasilitas wildcard untuk atletik dan renang harus benar-benar dimanfaatkan. "Fasilitas wildcard yang diberikan harus dimanfaatkan. Biasanya, atlet yang mendapatkan wild card ditentukan organisasi internasionalnya. Kalau atletik ditentukan IAAF dan renang ditentukan FINA," kata Lukman.

Seperti diketahui, jatah wildcard untuk cabor atletik telah diberikan kepada Sudirman Hadi yang akan turun pada nomor 100 meter. Sekjen PB PASI, Tigor Tanjung, pun mengungkapkan alasan kenapa nama Sudirman yang disodorkan.

"Kami melihat Sudirman ini masih muda, cukup bagus, catatan waktu larinya juga bagus 10,47 detik. Karenanya, kami kirim ke Olimpiade supaya dia mendapat pengalaman yang banyak. Jadi walau tidak dapat medali kali ini, satu atau dua tahun lagi dia bisa beranjak," kata Tigor.

Namun, untuk cabang renang belum ada nama yang dipastikan siapa yang bakal dapat jatah wildcard ke Olimpiade 2016. Ada beberapa nama yang sudah dipertimbangkan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PBPRSI), di antaranya I Gede Siman Sudartawa, Glenn Victor Susanto, dan Yessi Yosaputra.